180 Tim dari Berbagai Kabupaten/Kota di Kalbar Ikuti Turnamen PUGB Bupati Sintang Cup 2019

Open Turnamen E-Sport PUBG Mobile Bupati Sintang CUP Tahun 2019 se-Kalbar yang diikuti 180 tim secara resmi digelar di Cafe Teras Kota

180 Tim dari Berbagai Kabupaten/Kota di Kalbar Ikuti Turnamen PUGB Bupati Sintang Cup 2019
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Open Turnamen e-Sport PUBG Mobile Bupati Sintang CUP Tahun 2019 se-Kalbar yang diikuti 180 tim secara resmi digelar di Cafe Teras Kota (Teko), Jalan Cempaka, Kelurahan Ladang, Kabupaten Sintang, Jumat (26/7/2019) malam. 

180 Tim dari Berbagai Kabupaten/Kota di Kalbar Ikuti Turnamen PUGB Bupati Sintang Cup 2019

SINTANG - Open Turnamen E-Sport PUBG Mobile Bupati Sintang CUP Tahun 2019 se-Kalbar yang diikuti 180 tim secara resmi digelar di Cafe Teras Kota (Teko), Jalan Cempaka, Kelurahan Ladang, Kabupaten Sintang, Jumat (26/7/2019) malam.

Ketua Panitia Pelaksana Open Turnamen E-Sport PUBG Mobile Bupati Sintang CUP 2019, Thomas Wijaya mengatakan turnamen ini dilaksanakan dari 26 Juli - 4 Agustus 2019 dengan jumlah team yang ikut yakni 180 tim.

Lebih lanjut, Thomas menyampaikan bahwa para peserta datang dari sejumlah Kabupaten/Kota di Kalbar seperti Kota Pontianak, Mempawah, Sanggau, Sekadau, Melawi, Kapuas Hulu dan Kabupaten Sintang selaku tuan rumah.

"Dalam satu tim itu ada empat sampai lima orang pemain, kalau tim yang pesertanya ada lima orang, satu orang pemain cadangan, empat orangnya pemain utama, jadi jumlah peserta itu kira-kira 720 orang lebih lah," katanya.

Baca: Hari Ini, PLN akan Lakukan Pemadaman di Sebagian Besar Wilayah Sukadana

Baca: Hadiah Jutaan Rupiah Menanti Bagi Para Juara Open Turnamen PUGB Bupati Sintang

Baca: Turnamen PUGB Mobile Bupati Sintang Cup 2019 Resmi Digelar

Thomas pun mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang telah hadir dari sejumlah Kabupaten/Kota di Kalbar untuk mengikuti turnamen ini, karena turnamen ini sepenuhnya di dukung oleh Bupati Sintang yang juga hadir.

Sebab itulah dirinya mengajak melalui turnamen e-Sport ini para peserta bisa membuktikan bahwa anak millenial tidak hanya hobby main game saja, tapi bisa menjadi atlet game yang berkembang mengikuti jaman.

"Seperti slogan turnamen ini membangun bangsa dengan pemuda yang berkarya dan harus bergerak bersama, bersatupadu, berkembang mengikuti jaman. Apalagi ini didukung penuh pemerintah pusat dan daerah," tutupnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved