Polresta Pontianak Ringkus Residivis Pencurian Sadis

Rully juga mengatakan, pelaku berinisial ST ini merupakan residivis yang sudah 3 kali melakukan aksi pencurian dan keluar masuk tahanan.

Polresta Pontianak Ringkus Residivis Pencurian Sadis
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Pelaku percobaan pencurian dengan menggunakan senjata tajam yang merupakan residivis saat mendapat penanganan medis di UGD RS Anton Soedjarwo, Kamis (25/7) malam. 

Polresta Pontianak Ringkus Residivis Pencurian Sadis

PONTIANAK - Unit Jatanras Polresta Pontianak berhasil menangkap seorang pria yang diduga hendak melakukan percobaan pencurian.

Adalah ST yang merupakan residivis ini berhasil diciduk polisi saat berada di sebuah warnet.

ST sempat berusaha melarikan diri saat melihat kedatangan para polisi. Sehingga dengan terpaksa ST harus menerima timah panas karena berusaha melawan petugas.

ST ditangkap di Jalan H Saleh, Kamis (25/7/2019) dini hari.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polly mengatakan, pelaku melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah warga yang berada di Jalam Puyuh dan sempat melukai korban.

Baca: Polresta Pontianak Tawarkan Program Pencegahan Karhutla Kepada Para Petani

Baca: Mayat Wanita Muda Gegerkan Warga Tanjung Raya, Tim Inafis Polresta Pontianak Beberkan Fakta Ini

"Pelaku saat hendak mencuri handphone milik korban, namun ketahuan oleh korban sehingga pelaku mengambil sebuah pisau yang memang sudah djbawanya, kemudia menusukkan ke korban, tepatnya di wajah korban mengenai bibir hingga pipi korban," ujarnya ditemui di UGD RS Anton Soedjarwo, Kamis (25/7/2019) malam.

Akibat tusukan benda tajam dari pelaku, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian wajahnya sehingga harus mendapatkan 8 jahitan.

"Saat pelaku melakukan percobaan pencurian handphone, korban ini bangun kemudian pisau yang digunakan ini ditarik dan langsung ditusukkan ke korban," ungkap Rully.

Baca: Uang Rp 200 Juta Diamankan Polresta Pontianak dari Penangkapan Penyelundup Sabu 1,5 Kg

Pelaku, lanjut Rully, berhasil ditangkap setelah menerima laporan dari korban, yang kemudian anggota Jatanras langsung memncari keberadaan pelaku, yang akhirnya ditemukan di sebuah warnet.

Rully juga mengatakan, pelaku berinisial ST ini merupakan residivis yang sudah 3 kali melakukan aksi pencurian dan keluar masuk tahanan.

Adapun pasal yang disangkakan terhadap pelaku ini adalah pasal percobaan pencurian 365 junto 53 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. 

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved