Polemik Kepindahan Atlet Biliar Andalan Kalbar ke Papua akan diputuskan di BAORI

Kita sudah melakukan pendekatan agar dia tetap membeli Kalbar namun dia tidak bisa juga

Polemik Kepindahan Atlet Biliar Andalan Kalbar ke Papua akan diputuskan di BAORI
TRIBUN PONTIANAK/ FILE
Silviana di meja biliar 

Polemik Kepindahan Atlet Biliar Andalan Kalbar ke Papua akan diputuskan di BAORI

PONTIANAK - Polemik mutasi atau keinginan pindah atlet biliar andalan Kalbar, Silviana menjadi atlet KONI Papua ternyata masih bergulir hangat.

Bahkan proses kepindahan peraih medali emas PON Jabar pada 2016 lalu tersebut masuk ke ranah hukum dan akan diputuskan oleh Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI) di Jakarta.

Status Silviana tersebut akan diputuskan BAORI pada sidang mediasi yang ke empat kalinya dan dijadwalkan, Senin (29/7/2019).

Baca: Minta Edi Kamtono Tegas, Sutarmidji: Segera Maksimalkan Duplikasi Jembatan Landak

Baca: VIDEO: Ini Penjelasan Kapolres Terkait Kendala Penegakan Hukum Pada Pembakar Lahan

Pihak Silviana sendiri mengadukan proses kepindahan dirinya ke BAORI karena merasa proses kepindahan dipersulit ditingkat daerah atau KONI Provinsi.

Sebelumnya meski berbagai upaya mediasi yang dilakukan KONI Kalbar, namun tak juga menghalangi niatan Silviana untuk pindah, hingga KONI pun akhirnya menyatakan siap melepas atlet POBSI Kalbar tersebut, dengan syarat memenuhi peraturan yang berlaku.

"Sebenarnya bukan masalah lama, ini masalah bergulir saja, waktunya itu belum terpenuhinya persyaratan pindah. Kalau kami tidak pernah menghambat karena yang bersangkutan merupakan atlet Kalbar yang berasal Sekadau," ujar Ketua KONI Kalbar Fachrudin Siregar, Jumat (25/7/2019)

Jadi, jelasnya terkait proses perpindahan atlet ini mesti melalui serangkaian proses berjenjang dan persyaratan administrasi yang harus dipenuhi.

Baca: Peluncuran VIVO S1, Erafone Gelar Interactive Activity dan Promo Spesial

" Itu yang sekarang baru beberapa hari ini dipenuhi . Nah, begitu dipenuhi kita langsung lepas, tapi kalau belum memenuhi ketentuan tercantum dalam SK KONI pusat nomor 22 itu kita tidak bisa melepas. Kalau saya sih tidak ada masalah, "ujarnya

Semenjak bergulir KONI menurutnya sudah melakukan berbagai pendekatan agar atlet yang menyumbang medali emas pada PON Riau dan PON Jabar 2016 lalu itu mengurungkan niatnya.

"Kita sudah melakukan pendekatan agar dia tetap membeli Kalbar namun dia tidak bisa juga, ya kita tidak bisa berbuat apa-apa itu hak dia, walaupun selama ini dilakukan pembinaan - pembinaan, kan hak dia, ya silahkan saja ," ujarnya.

KONI Kalbar sendiri telah menunjuk tim kuasa hukum untuk proses sidang mediasi di BAORI untuk menyelesaikan status Kepindahan Silviana ke Papua

Penulis: Zulkifli
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved