Pembebasan Lahan Jalan Paralel, Pengamat Nilai Pemkot Pontianak Harus Kedepekankan Komunikasi

Kawasan sungai jawi dalam konsep pembangunan terdahulu akan dibangun seperti di negeri belanda yang dikelilingi dengan sungai.

Pembebasan Lahan Jalan Paralel, Pengamat Nilai Pemkot Pontianak Harus Kedepekankan Komunikasi
Tribun Pontianak/Galih Nofrio Nanda
PARALEL - Pembangunan paralel Sungai Jawi di Jl H Rais A Rahman terus dilanjutkan, Sabtu (2/8). Beberapa ruas sudah bisa dilewati dengan dua lajur di kawasan tersebut. 

Pengamat Sosial Nilai Pemkot Pontianak Harus Kedepekankan Komunikasi dengan Masyarakat yang Belum Mau Serahkan Lahan

PONTIANAK - Pengamat Sosial Universitas Tanjungpura Pontianak, Sabran Achyar, menilai terkait kendala pembebasan lahan yang menghambat pembangunan jalan paralel di Sungai Jawi dapat dituntaskan dengan mengedepankan komunikasi intens antara pemerintah dengan masyarakat.

Itu merupakan solusi terbaik dalam upaya penyelesaian pembebasan lahan untuk pembangunan jalan paralel Sungai Jawi.

Pendekatan persuasif dan memberikan penjelasan secara lengkap tentang rencana pembangunan yang akan dilakukan.

Kepiawaian bernegosiasi dari tim pemkot juga sangat penting agar proses pembebasan lahan yang akan dilakukan berjalan lancar.

Catatan pentingnya adalah bahwa masyarakat harus diberikan penjelasan secara utuh bahwa lahan yang dipakai pemerintah bukan mendapatkan biaya dengan sistem ganti rugi akan tetapi ganti untung.

Baca: Pemkot Pontianak Lanjutkan Pembangunan Jalan Paralel Sungai Jawi

Baca: Pemkot Lanjutkan Bangun Jalan Paralel Sungai Jawi, Camat Pontianak Kota Siap Berkontirbusi

Keterlibatan masyarakat juga penting dalam pembangunan agar pemkot membayar pembebasan tanah dengan sistem ganti untung yang wajar.

Tim negosiasi juga harus bisa memberikan gambaran bahwa pembangunan yang akan dilakukan akan memberikan multiplier effect yang besar terhadap penataan kawasan tersebut jika pada akhirnya jalan paralel tersebut tuntas dibangun.

Salah satu adalah soal potensi wisata sungai yang nantinya akan bisa tumbuh, sehingga jika sektor pariwisata tumbuh dan maju sudah pasti efek lainya juga akan tumbuh.

Baca: Kapolres Kapuas Hulu Ucapakan Selamat HUT ke 11 Tahun Tribun Pontianak

Baca: Mahasiswa IAIN Pontianak Laksanakan KKL di Purwokerto, Ini Agendanya

Kawasan sungai jawi dalam konsep pembangunan terdahulu akan dibangun seperti di negeri belanda yang dikelilingi dengan sungai.

Sehingga, Kota Pontianak dahulu dengan ciri khas parit di tengah kota akan jadi obyek wisata baru yang jadi daya tarik wisatawan.

Kota Pontianak sudah memiliki master plan untuk menuju kota metropolis yang berwawasan lingkungan dan kota pariwisata, jasa dan perdagangan sehingga proses pembangunan setahap demi setahap harus sudah mulai dilakukan

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved