Ini Penjelasan Sekum KONI Kalbar Prihal Mutasi Atlet Silviana

Kemudian baru tertanggal 18 Juli baru terpenuhi oleh pihak atlet setelah mengajukan ulang,

Ini Penjelasan Sekum KONI Kalbar Prihal Mutasi Atlet Silviana
TRIBUNPONTIANAK/ FILE
Sekretaris Umum KONI Kalimantan Barat, Erwin Anwar . 

Ini Penjelasan Sekum KONI Kalbar Prihal Mutasi Atlet Silviana

PONTIANAK - Sekum KONI Kalbar, Erwin Anwar menjelaskan, mengapa pihaknya tidak memproses permohonan mutasi Silviana saat pengajuan pertama.

Ia mengatakan saat itu secara administratif masih belum sesuai dengan peraturan yakni Surat Keputusan KONI pusat nomor 22 tentang mutasi atlet.

Belakangan setelah bergulir di Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI) pihak Silviana juga mengajukan mutasi ulang secara administrasi dari Pengcab POBSI Kabupaten Sekadau, KONI Sekadau dan Pengprov POBSI Kalbar dan KONI Kalbar, hingga pengajuan tersebut dianggap memenuhi syarat dan berdasarkan rapat KONI Kalbar telah ditindak lanjuti.

"Karena sudah memenuhi persyaratan kita tindak lanjuti," ujar Erwin Anwar

Kemudian setelah tiga kali sidang mediasi tinggal menunggu proses kesepakatan damai yang rencananya akan diinisiasi di BAORI. Apalagi pihaknya KONI Kalbar sudah memastikan persyaratan yang diajukan atlet sudah memenuhi persyaratan.

Baca: Pemkab Ketapang Laksanakan Apel Gelar Pasukan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Karhutla

Baca: Satgas Yonmek 643/Wns Gagalkan Penyelundupan Mobil Mewah Seharga Rp 3 Miliar

Ia pun menjelaskan kenapa pada pengajuan sebelumnya pihaknya tidak menanggapi, karena dinilai masih tidak sesuai dengan SK KONI pusat tentang mutasi atlet terutama dalam hal administratif.

"Prosedur atlet mutasi mengajukan ke Pengcab yang tembusan ke KONI Kabupaten, ini yang disebut surat permohonan mutasi. Kemudian Pengcab menjawab setuju atau tidak, dan keluar lah surat rekomendasi persetujuan mutasi dan harus diketahui KONI Kabupaten.
Persoalannya sewaktu pengajuan yang pertama Itu bukan menyebutkan surat persetujuan mutasi tapi surat keterangan bahwa dia tanggal sekian, bukan lagi atlet Sekadau," jelas Erwin Anwar

Kemudian lanjutnya juga tidak mengetahui dari KONI Kabupaten. Kemudian juga diperlukan rekomendasi mutasi dari Pengprov POBSI Kalbar.

" Itu juga belum ada, makanya kita tidak memproses. Kemudian baru tertanggal 18 Juli baru terpenuhi oleh pihak atlet setelah mengajukan ulang, "ujar Erwin Anwar

Penulis: Zulkifli
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved