Atlet Biliar Kalbar Silviana Bakal "Berseragam Papua" Fachrudin: Kita Tidak Bisa Bersikeras

Ini kita putuskan bersama melalui pleno karena ini keuangan daerah tidak bisa sembarangan,

Atlet Biliar Kalbar Silviana Bakal
TRIBUNPONTIANAK/ FILE
Fachrudin Siregar 

Atlet Biliar Kalbar Silviana Bakal "Berseragam Papua" Fachrudin : Kita Tidak Bisa Bersikeras 

PONTIANAK - Ketua KONI Kalimantan Barat Fachrudin Siregar  secara pribadi menyayangkan bakal pindahnya Silviana satu di antara atlet yang digadang menjadi penyumbang medali PON 2020 mendatang bagi Kalbar, yang justru akan "berseragam" Provinsi Papua. 

"Kalau kita tentu menyayangkan. Sudah kita coba lobi, banyak yang disampaikan kepada kami, sudah kami penuhi seperti lapangan pekerjaan, kuliah, kami coba menghubungi pihak terkait. Tapi yang bersangkutan tidak mau dan berkehendak melaksanakan keinginannya, jadi kita lepas saja, "ujarnya Kamis (26/7/2019)

Pihaknya menyadari, bagaimana pun memang ini menjadi hak atlet dan sudah diatur dalam undang-undang. 

Baca: Heri Saman: DPC PDI Perjuangan Landak Siap Ikuti Putusan DPP

Baca: Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Larangan Membakar Hutan dan Lahan

 "Kita tidak boleh menghambat selama persyaratan itu dipenuhi atlet,"ujarnya 

Dunia olahraga tentu sangat kehilangan apalagi jelang PON 2020 mendatang. Hal ini bukan tidak mungkin mengancam raihan medali di PON nanti bagi kontingen Kalbar. 

"Khawatir kita jauh lebih parah dari tahun - tahun yang lalu. Kita diposisi sangat jauh dengan hilangnya dua emas ini saya rasa semakin berat. Tapi ini kita tidak juga bisa bersikeras," ujarnya 

Terkait faktor kesejahteraan atlet, yang dinilai menjadi satu diantara  faktor kepindahan ia menilai hal tersebut tergantung perspektif masing-masing atlet. 

"Saya belum pernah mendengar itu kalau kesejahteraan. Kesejahteraan itu persepsi masing-masing. Sejahtera itu berdasarkan apa. Tetapi atlet lain juga tidak masalah. Dan ia (Silviana) dapat medali PON pemerintah juga memberikan bonus yang besar. Itukan merupakan kesejahteraan juga dan dia mendapat gaji setiap bulan," ujarnya 

Dia mengatakan bahkan pada tahun ini pihaknya menaikkan tunjangan  atlet yang bersangkutan mencapai Rp 6 juta dari awalnya hanya Rp 1,2 juta. 

Halaman
12
Penulis: Zulkifli
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved