Pidi Baiq Warnai Industri Perfilman Dengan Kisah Silam Sebagai 'Koboy Kampus', Berikut Sinopsisnya

film bergenre drama musikal " Koboy Kampus" sudah resmi ditayangkan pada hari Kami 25 Juli 2019 diseluruh bioskop tanah air

Pidi Baiq Warnai Industri Perfilman Dengan Kisah Silam Sebagai 'Koboy Kampus', Berikut Sinopsisnya
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pidi Baiq Mewarnai Industri Perfilman dengan Kisah Silam Sebagai "Koboy Kampus", 

Pidi Baiq Warnai Industri Perfilman Dengan Kisah Silam Sebagai 'Koboy Kampus', Berikut Sinopsisnya

PONTIANAK - Film tanah air kini sudah banyak menorehkan tentang drama musikal. Menarik para peminat, khususnya bagi kaum muda, sosok kharismatik Pidi Baiq juga ikut menorehkan  tulisannya melalui karya perfilman terbarunya.

Yaps, film bergenre drama musikal "Koboy Kampus" sudah resmi ditayangkan pada hari Kami 25 Juli 2019 diseluruh bioskop tanah air.

Pidi yang menceritakan masa kuliahnya itu, bekerja  sama dengan sutradara Tubagus Deddy serta produksi 69 Production dan MNC Pictures.

Ketika ia juga sukses dengan film-film triloginya yaitu Dilan, Pidi mulai membuka cerita baru yang mengisahkan kehidupan mahasiswa di era awal reformasi berlangsung, sekitar tahun 1998.

Pidi Baiq (Jason Ranti) kuliah di Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia berteman dengan Rinu (Ricky Harun), Deni (Bisma Karisma), Erwin (David Joh Schaap), dan Dikdik (Moqdad Auddasy) yang mendirikan sebuah negara sendiri yang bernama "Negara Kesatuan Republik The Panasdalam".

Baca: Terkait Pengantin Pesanan, Menlu Retno Marsudi Temui Pemerintah Tiongkok

Baca: PREDIKSI Skor dan Susunan Pemain Tira Persikabo Vs Kalteng Putra, RD Waspada Rekor Tandang Kalteng

Baca: Terkait Karhutla, Citra Duani Minta Perusahaan Perkebunan Siapkan Personel dan Alat Pemadam

Selain pemain di atas, aktor dan aktris lain yang bergabung yaitu Steffi Zamora, Danilla Riyadi, Vienny JKT48, Christi Colondam, Jennifer Lepas dan Anifa Safitri.

Layaknya masa kuliah, Pidi dan teman-temannya mengalami berbagai permasalahan, di antaranya masalah akademi, negara, persahabatan dan tentunya percintaan. Koboy Kampus merupakan istilah bagi para mahasiswa yang lama menghabiskan waktu di kampus.

Saat itu, kehidupan mahasiswa memang disorot, terkait aksi demonstrasi. Namun, di film Koboy Kampus, Pidi Baiq tidak menceritakan soal itu.

Ia lebih tertarik menggambarkan kehidupan Koboy Kampus yang kemudian membentuk negara fiktif bernama The Panas Dalam.
Istilah "koboy kampus" menjadi tren saat itu di lingkungan Institut Teknologi Bandung (ITB), setelah The Panas Dalam menyanyikan lagu dengan judul yang sama.

Ada pula cerita lain tentang temannya yang patah hati. Dia mengejar perempuan di kampus lain namun tidak kunjung mendapatkannya.

Pidi menarasikan bagaimana sosok mahasiswa kampus di eranya yang selalu menampilkan karakter Koboy dengan negara persatuannya tersebut.

Mahasiswa yang tergabung di koboy kampus, kerap menjalani kehidupan tanpa aturan. Mulai dari jarang pulang ke rumah, hingga sering berbicara politik di dalam kampus.
Tidak terlalu sulit bagi Pidi Baiq menggambarkan kehidupan para koboy kampus. Sebab, diakuinya ia juga hidup di lingkungan mereka.

"Kebanyakan mahasiswa yang menyandang koboy kampus adalah penduduk The Panas Dalam yang pada tahun 1995 didirikan sebagai negara," imbuh Pidi, dilansir dari Kompas.com. 
Negara fiktif The Panas Dalam memang terbentuk akibat ketidakpuasan mahasiswa dengan kehidupan sosial dan pemerintah saat itu.

Pidi menuturkan, negara fiktif tersebut banyak diminati mahasiswa kala itu untuk bergabung. 
Film ini dikemas dengan bahasa yang ringan, unik, penuh candaan khas tahun 1990-an. Dengan mengangkat problematika masa kuliah dan kisah cinta yang diwarnai lagu-lagu segar dari The Panasdalam Band.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved