Bulog Pastikan Rastra akan Berganti BPNT, Jusri: Mulai September 2019

Di dalamnya kartu itu berisi uang sebesar Rp 110 ribu yang akan diterima setiap bulan oleh masing-masing KPM

Bulog Pastikan Rastra akan Berganti BPNT, Jusri: Mulai September 2019
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Kepala Bulog Subdivre Ketapang, Jusri Pake, saat ditemui beberapa waktu lalu 

Bulog Pastikan Rastra akan Berganti BPNT, Jusri: Mulai September 2019

KETAPANG - Mulai September 2019 mendatang penyaluran beras sejahtera (Rastra) kepada keluarga penerima manfaat akan berganti program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Hal tersebut dikatakan Kepala Perum Bulog Sub Divre Ketapang, Jusri Pake, di ruangannya, Selasa (23/07/2019).

“Informasi terakhir yang kita dapat, penyaluran rastra di Ketapang hanya sampai bulan Agustus 2019 ini, sedangkan pada September sampai Desember dan seterusnya akan menggunakan program BPNT," ungkapnya.‎

Baca: Sedang LIVE Liga 2 Mitra Kukar Vs Persik, LIVE SCORE Sulut United Vs PSBS Biak LIVE Jam 14.30 WIB

Dijelaskannya, ‎BPNT merupakan bantuan pangan dari Pemerintah yang sudah lama berlangsung di beberapa daerah di Indonesia, hanya menurutnya program yang diberikan kepada KPM setiap bulannya ini melalui mekanisme akun elektronik baru akan dimulai September mendatang.

"Tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran dan memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran serta tepat waktu," paparnya.

“Nantinya masing-masing KPM akan diberikan kartu berupa ATM melalui Pendamping Keluarga Harapan (PKH). Di dalamnya kartu itu berisi uang sebesar Rp 110 ribu yang akan diterima setiap bulan oleh masing-masing KPM," timpal Jusri Pake.

Baca: Nunung & Jefri Nichol Terjerumus Lingkaran Narkoba, 4 Artis Ini Juga Diburu Polisi!

Baca: Gudang Kayu Olahan di Depan Armed 16 Ngabang Kebakaran

Sementara untuk penggunaan kartu, dikatakannya, hanya bisa dibelanjakan pada komuditas tertentu yang telah disediakan Perum Bulog, misalnya seperti Gula, beras dan minyak. Kemudian, tempat perbelanjaan juga telah ditentukan Perum Bulog.

“Selain hanya bisa dibelanjakan pada komuditas tertentu, pembeliannya juga hanya berlaku di warung-warung tertentu yang telah disepakati di setiap Desa,” lanjutnya.

Jusri menilai, peralihan dari Rastra ke program BPNT khususnya di Ketapang pada penerapan awal sedikit sulit. Namun diyakininya, jika sudah berjalan dan KPM sudah terbiasa, maka akan berjalan maksimal.

“Pada dasarnya setiap program baru agak ribet. Positif atau tidaknya program ini, bulog tetap harus bekerja dan menyesuaikan, sebab ini adalah program nasional,” tandasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved