2.500 Personel Damkar Swasta Siap Turun Padamkan Karhutla Kalbar

Ateng Tanjaya menuturkan perkumpulan pemadam kebakaran (Damkar) swasta saat ini berjumlah 55 dengan total personel lebih kurang 2.500 orang.

2.500 Personel Damkar Swasta Siap Turun Padamkan Karhutla Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/Ya'm Nurul Anshory
Ketua Forum Komunikasi Pemadam Kebakaran Pontianak, Ateng Tanjaya . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Septi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Ketua Forum Komunikasi Kebakaran Swasta Kalbar, Ateng Tanjaya menuturkan perkumpulan pemadam kebakaran (Damkar) swasta saat ini berjumlah 55 dengan total personel lebih kurang 2.500 orang.

"Perkumpulan pemadam 55, dengan anggota kurang lebih 2.500," ujarnya usai apel pasukan Operasi Bina Karuna Kapuas 2019 di Jl Angkasa Pura II, Kabupaten Kubu Raya (KKR), Rabu (24/7/2019) pagi,

Ia menjelaskan, untuk jumlah personel yang diturunkan untuk penanganan kasus Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalbar tidak terbatas.

"Itu kita tidak terbatas, kebetulan kami swadaya, swakarsa, sehingga masing-masing bekerja. Jadi kalau siapa saja yang siap pada waktu ya berangkat," ujarnya.

Forum Komunikasi Kebakaran Kalbar tidak menerapkan sistem piket sehingga, jika terjadi kasus kebakaran dapat langsung menghungi komando center di sana.

Baca: BPBD Kalbar Siap Bertugas ‘Zero-kan Hotspot’ Kalbar, Ini Dia Strateginya

Baca: Kapolda Targetkan Kalbar Bebas Asap, Gelar Operasi Bina Karuna Kapuas 2019

Belum lama ini, Wasekjen DPP PKB Daniel Johan meminta seluruh DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa baik di provinsi maupun kabupaten/kota agar menggunakan sebagian kecil dana aspirasi mereka untuk pemadam kebakaran swasta.

“Gunakan anggaran itu untuk asuransi atau masukkan pemadam kebakaran swasta itu sebagai BPJS ketenagakerjaan sehingga bisa mengcover jika ada kecelakaan atau kematian saat menjalankan tugas,” kata Daniel usai menyerahkan bantuan selang kepada 82 Yayasan Pemadam Kebakaran (YPK) di Pontianak.

Pemadam kebakaran yang menerima bantuan itu dari Kota Pontianak, Kubu Raya, Sambas, dan Singkawang dan Bengkayang.

Daniel meminta bantuan yang sudah diberikan itu dimanfaatkan sebaik mungkin ketika memadamkan api saat terjadi peristiwa kebakaran. Baik itu kebakaran di pemukiman maupun yang terjadi di kawasan hutan dan lahan,

“Jika menggunakan mobil ke lahan gambut akan sulit, sehingga bantuan ini memudahkan petugas damkar memadamkan kebakaran lahan gambut. Kami terus mendorong pengadaan selang tersebut,” kata dia.

Ketua Komunikasi Kebakaran Pontianak Ateng Tanjaya mengatakan bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi petugas damkar. Terutama dalam menangani kebakaran hutan dan lahan.

“Terima kasih, bantuan ini sangat berguna sekali,” kata Ateng.

Bagi Ateng bantuan yang diberikan ini menjadi motivasi petugas pemadam kebakaran untuk lebih meningkatkan lagi pengabdian kepada masyarakat dalam mengatasi kebakaran yang terjadi di permukiman, lahan, maupun hutan di wilayah Kalimantan Barat.

“Selain ini, ketika mendengar peristiwa kebakaran kami langsung meluncur ke lokasi. Baik itu kebakaran rumah maupun hutan dan lahan,” kata Ateng.

Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved