130 Personel TNI dan Polri Diperbantukan Cegah Karhutla di Ketapang

"Saya lagi koordinasi dengan BPBD Provinsi juga dengan Pak Dandim untuk proses lebih lanjut

130 Personel TNI dan Polri Diperbantukan Cegah Karhutla di Ketapang
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Apel Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan provinsi Kalimantan Barat tahun 2019 di Lapangan kantor Gubernur Kalbar, Jalan A Yani, Pontianak, Selasa (23/7/2019). Apel dengan tema "Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita".BNPB membentuk satgas gabungan karhutla yang melibatkan pemprov, pemerintah kabupaten/kota, TNI dan Polri, satgas gabungan karhutla ini nantinya akan ditempatkan di 100 desa/kelurahan yang rawan terjadi Karhutla. Satgas gabungan karhutla terdiri dari 1000 personil TNI, 205 personil Polri, 105 orang anggota BPBD dan 205 orang masyarakat. 

130 Personel TNI dan Polri Diperbantukan Cegah Karhutla di Ketapang

 KETAPANG - Sebanyak 130 orang personel dari TNI dan Polri diperbantukan kepada ‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Ketapang, Uti Aliansyah, mengatakan kehadiran para anggota TNI dan Polri tersebut rencananya akan ditempatkan pada 13 desa-desa yang rawan Karhutla, seperti di Jalan ‎Pelang-Tumbang Titi, di Kendawangan, dan Muara Pawan.

"‎Nantinya para personil TNI dan Polri akan ditempatkan di rumah-rumah penduduk untuk membaur bersama warga, BPBD, dan Manggala Agni," jelas Uti Aliansya, Rabu (24/07/2019).

Lebih lanjut, ia menuturkan dalam penyerahan personil TNI prosesnya dari Gubernur ke Kabupaten Ketapang untuk selanjutnya akan dilakukan upacara penyambutan di Kabupaten Ketapang.

Baca: PT Pos Ramai Diperbincangkan, Ini Dia Sejarahnya

Baca: Herwani : Jumlah Siswa dan Ketersediaan Toilet di Sekolah Belum Ideal

"Saya lagi koordinasi dengan BPBD Provinsi juga dengan Pak Dandim untuk proses lebih lanjut," kata Uti Aliansyah.

Menurutnya ‎untuk saat ini Kabupaten Ketapang masih belum ada kebakaran lahan yang menyebabkan polusi kabut asap. Namun upaya pencegahan secara intensif serta upaya sosialisasi cegah karhutla kepada masyarakat terus dilakukan baik dari TNI maupun Polri.

"Masih ada 2 unit helikopter bantuan BPBD pusat yang setiap hari melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini," ungkap Uti Aliansyah.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved