Teh Upasi Sembilan dari Jawa Tengah Tumbuh Subur di Desa Sepulut

Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau lahan percontohan atau demontration plot (Demplot) Teh yang merupakan kerjasama Pemkab Sintang

Teh Upasi Sembilan dari Jawa Tengah Tumbuh Subur di Desa Sepulut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau lahan percontohan atau demontration plot (Demplot) Teh yang merupakan kerjasama Pemkab Sintang, Solidaridad dan Keling Kumang di Desa Sepulut, Senin (22/7/2019) kemarin 

Teh Upasi Sembilan dari Jawa Tengah Tumbuh Subur di Desa Sepulut

SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno meninjau lahan percontohan atau demontration plot (Demplot) Teh yang merupakan kerjasama Pemkab Sintang, Solidaridad dan Keling Kumang di Desa Sepulut, Senin (22/7/2019) kemarin.

Dalam peninjauan tersebut, tampak Harry Hendrarto dari Indonesia Tea Marketing Association (ITMA), Country Manager Solidaridad Kulbir Mehta, Pengurus MG Keling Kumang Grup, dan Jajaran Pemkab Sintang.

Country Manager Solidaridad Kulbir Mehta mengatakan teh yang di tanam di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk ini jenis teh upasi sembilan yang merupakan teh khusus untuk dataran rendah yang bibitnya dibawa dari Jawa Tengah.

"Namun teh ini sebenarnya berasal dari India Selatan yang dibawa ke Jawa Tengah sejak 20 tahun lalu untuk di kembangkan dan untuk di Sintang baru di perkenalkan tahun 2019 ini di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk," katanya.

Kulbir mengatakan bahwa dengan melihat tumbuhnya teh upasi sembilan di Desa Sepulut, Kecamatan Sepauk ini artinya komoditi teh tersebut juga berpotensi bisa tumbuh lebih subur di daerah-daerah lain di Kabupaten Sintang.

"Total yang ditanam disini ada 80 pokok teh, namun yang jadi atau tumbuh subuh sekitar 50 pokok, dan tadi kita dialog dengan Pak Bupati bahwa teh ini akan di kembangkan di daerah lain di Kabupaten Sintang ini,” ujar Kulbir.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved