Ribuan Petugas Gabungan ke 100 Desa Rawan Karhutla, Gubernur Sutarmidji Harap Masyarakat Teredukasi

pasukan yang ditempatkan tersebut diharapkannnya dapat sekaligus mengedukasi masyarakat setempat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

Ribuan Petugas Gabungan ke 100 Desa Rawan Karhutla, Gubernur Sutarmidji Harap Masyarakat Teredukasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Persiapan apel gabungan Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Karhutla di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. Selasa (23/7/2019). 

Sebar Lebih dari 1.512 petugas Gabungan ke 100 Desa Rawan Karhutla, Gubernur Sutarmidji Harap Masyarakat Teredukasi

PONTIANAK - Ratusan Personel Gabungan yang terdiri dari TNI,Polri, BNPB, serta element masyarakat mengikuti apel Siaga Darurat Pencegahan Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Kalimantan Barat 2019, Senin (23/7/2019).

Pada apel ini, Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji hadir langsung dan memjadi inspektur upacara pada kegiatan ini.

Untuk saat ini, ia menyampaikan upaya yang dilakukan terkait Karhutla lebih mengedepankan upaya pencegahan, dibanding penanganan pemadaman dan penegakan aturan.

"Selama ini penegakan aturan penegakan aturan, nah sehingga itu akan dilakukan setelah terjadi kebakaran, setelah ada kasus, nah saat ini kita fokus pada upaya preventif, pencegahan,"ungkapnya.

Baca: Ratusan Personel TNI-Polri Ikuti Apel Siaga Darurat Pencegahan dan Pemadaman Karhutla

Baca: Gubernur Sutarmidji Pimpin Apel Pencegahan Karhutla

Oleh sebab itu, sebanyak 1.512 orang petugas Gabungan yang terdiri dari 1000 orang dari TNI, 205 dari Kepolisian, 205 dari element masyarakat, serta 102 dari pihak BPBD nantinya akan ditempatkan di 100 desa yang masuk dalam peta titik rawan Karhuta.

Diharapnya, pasukan yang ditempatkan tersebut dapat sekaligus mengedukasi masyarakat setempat agar tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan.

"Saya berharap kedepan, mereka ketika ditempat didesa ini juga dapat mengedukasi masyarakat, Semaksimal mungkin dapat mengedukasi masyarakat terkait apa si dampak membakar lahan, bagi masyarakat itu sendiri, bagi perekonomian," ujar Mantan Walikota Pontianak itu.

Penulis: Ferryanto
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved