Logo Baru Gojek, Simbol Evolusi Jadi Platform Teknologi On Demand Terdepan di Asia Tenggara

Gojek telah menjadi platform teknologi dengan tiga aplikasi super (super app) untuk konsumen, mitra driver dan mitra merchant

Logo Baru Gojek, Simbol Evolusi Jadi Platform Teknologi On Demand Terdepan di Asia Tenggara
KOLASE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Logo Gojek 

Logo Baru Gojek, Simbol Evolusi Jadi Platform Teknologi On Demand Terdepan di Asia Tenggara

PONTIANAK - Berawal dari Iayanan ride-hailing, Gojek telah menjadi platform teknologi dengan tiga aplikasi super (super app) untuk konsumen, mitra driver dan mitra merchant yang tergabung di dalamnya.

Gojek memperkokoh posisi sebagai platform teknologi terdepan di Asia Tenggara kebanggaan anak bangsa melalui pergantian logo (rebranding) yang diumumkan hari ini di Jakarta. Perubahan logo ini merupakan tonggak sejarah baru yang menandai evolusi Gojek dari Iayanan ride-hailing, menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang menggerakkan orang,barang, dan uang.

"Pencapaian Gojek sejak aplikasi kami diluncurkan lima tahun lalu merupakan bukti kepercayaan mitra, konsumen, panner bisnis, dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Kami tidak mungkin ada di sini tanpa dukungan jutaan mitra kami beserta keluarga mereka, sekaligus ratusan juta konsumen kami yang telah mempercayakan berbagai kebutuhan (transaksi) sehari hari kepada Iayanan di platform Gojek," ujar Kevin Aluwi, Co Founder Gojek dalam acara konferensi pers.

“Penumbuhan Gojek sangatlah pesat sejak aplikasi kami diluncurkan. Dari Juni 2016 hingga Juni 2019. jumlah transaksi yang diproses dalam platform kami melesat hingga 1.100%, atau 12 kali lipat. Penumbuhan signifikan ini didorong oleh peningkatan permintaan konsumen akan Iayanan terintegrasi dari Gojek," kata Kevin.

Baca: TRIBUNWIKI: Gojek Group, Perusahaan Berbasis Teknologi Hingga Duduki Kancah Internasional

Baca: TRIBUNWIKI: Bearded Dragon, Komunitas Pecinta Reptil Unik dan Langka di Kota Pontianak

Gojek yang dimulai dengan 20 mitra pengemudi. kini telah bermitra dengan lebih dari 2 juta mitra pengemudi, 400 ribu mitra merchant dan 60 ribu penyedia jasa di Asia Tenggara.

Gojek, tambah Kevin, telah berevolusi dari sebuah call center menjadi sebuah ekosistem teknologi yang menawarkan cara pintar untuk mengurangi tantangan yang masyarakat hadapi dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami memanfaatkan teknologi, data dan pemahaman kami mengenai pasar tempat kami beroperasi untuk menghadirkan inovasi dan kesempatan bagi semua pihak di dalam ekosistem kami supaya bisa hidup lebih baik. Kami mengoptimalisasi produk dan Iayanan, serta mempersonalisasi produk sesuai dengan preferensi tiap konsumen. Saat ini di ekosistem kami sudah terdapat tiga aplikasi super yang saling berkaitan untuk membantu konsumen, mitra dan merchant." ungkap Kevin.

Di sisi aplikasi konsumen, yang awalnya hanya menyediakan 3 layanan, kini telah berevolusi menjadi 22 layanan on demand untuk berbagai kebutuhan. Bahkan, aplikasi Gojek juga menjadi platform sosial saat memperkenalkan fitur chat antar pengguna bulan April lalu. Selain itu, konsumen Gojek dapat dengan mudah memberikan tip secara cashless melalui fitur tipping. Tercatat total tip yang diberikan melalui aplikasi Gojek hingga saat ini mencapai Rp 285 miliar.

Baca: TRIBUNWIKI: Kamu Penggemar Dimsum? Ini 4 Dimsum Favorit di Aston Pontianak

Baca: TRIBUNWIKI: 4 Spot Foto Favorit di Aston Pontianak, Ada Miniatur Tugu Khatulistiwa & Lift Kapsul

Di sisi aplikasi mitra, teknologi Gojek juga berevolusi dari aplikasi mencari order menjadi aplikasi yang tidak hanya mempermudah mitra mendapat dan menjalankan order, tetapi juga membukakan akses pada berbagai produk finansial serta fitur keselamatan dan keamanan.

Sementara itu di sisi mitra merchant, platform Gojek telah berevolusi menjadi sebuah aset digital untuk ekspansi bisnis dan naik kelas. "Teknologi yang kami tawarkan kepada merchant dari hulu ke hilir. Kami menawarkan kemudahan perluasan pasar melalui GoFood, kemudahan pembayaran, inventori. point of sale hingga kemudahan membuat promo sendiri," tambahnya.

Sebagai sebuah platform dengan Iebih dari dua puluh layanan on-demand, jutaan mitra driver dan merchant, serta puluhan juta konsumen, banyak sekali faktor yang harus dipertimbangkan untuk menyeimbangkan kebutuhan para mitra maupun konsumen.

Guna memastikan Kevin mengatakan akan tetap memberikan pengalaman yang terbaik, Gojek terus memanfaatkan teknologi terkini termasuk teknologi machine learning dan artificial intelligence untuk membangun sistem alokasi pintar.

Dengan sistem alokasi yang canggih dan pintar ini, terjadi peningkatan signifikan di sisi pengalaman driver dan juga konsumen, mulai dari penurunan tingkat pembatalan hingga utilisasi, serta peningkatan dispatch time.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved