Breaking News:

Inovasi Desa Dinilai Diperlukan untuk Tingkatkan Indeks Desa Membangun di Sambas

Ia menjelaskan, saat ini Desa-desa di Sambas masih tergolong sebagai Desa tertinggal. Itu tertuang dalam angka Indeks Desa Membangun (IDM).

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat memantau kegiatan Bursa Inovasi Desa di Kecamatan Semparuk, Senin (22/7/2019). 

Inovasi Desa Dinilai Diperlukan untuk Tingkatkan Indeks Desa Membangun di Sambas

SAMBAS - Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Sambas, Edi, M.Eng, mengatakan kegiatan Bursa Inovasi Desa adalah kegiatan yang pertama kali di laksanakan untuk 2019.

Ia menuturkan, kegiatan itu di perlukan lantaran sejak di mulainya Dana Desa pada 2015 lalu. 

Untuk Kabupaten Sambas, tidak kurang dari Rp 1 Triliun uang yang sudah di gelontorkan kepada Desa. 

"Dana Desa kalau dilihat dari 2015 sampai dengan 2018 kalau kita gabung itu sudah kurang lebih satu Triliyun," ujarnya, Senin (22/7/2019).

"Oleh karenanya, Bursa inovasi Desa dilakukan sejak tahun 2017 hingga 2019 ini," katanya lagi. 

Baca: Bupati Atbah Optimis Sambas Bisa Ciptakan Desa Unggul dan Mandiri

Baca: Omset BUMDes Desa Pemangkat Kota Capai 14 Juta Per Tahun

Ia menjelaskan, saat ini Desa-desa di Sambas masih tergolong sebagai Desa tertinggal. Itu tertuang dalam angka Indeks Desa Membangun (IDM). 

"Raport pembanggunan Desa di Kabupaten Sambas ini sudah ada. Indeks Desa Membangun (IDM) kita  masih dalam kategori tertinggal, itu karena kita kemarin masih banyak konsen pada pembanggunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan," ungkapnya. 

Baca: Desa Sepahat Laksanakan 3 Pilkadus Serentak

Baca: Bupati Atbah Buka Kegiatan Bursa Inovasi Desa di Kecamatan Semparuk

"Untuk itu, pada 2019 ini sudah berubah karena harus berbicara tentang produk unggulan Desa dan lain sebagainya. Oleh karenanya, kita mendapatkan raport merah. Tapi kalau khusus untuk pembangunan infrastruktur kita sudah mendapatkan raport hijau," tegasnya. 

Untuk itu, pada 2019 konsen pemerintah pusat adalah pada sektor pembangunan Manusia atau SDM.

Untuk itu, Edi meminta agar Desa juga bisa memperhatikan hal tersebut, selain pada bidang pembangunan infrastruktur. 

"Oleh karenanya, Dana Desa ini harus mampu menjawab tantangan dan dan mengurangi angka Kemisikinan di Desa," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved