Bank Mandiri Bermasalah Pada Maintenance System, OJK Ingatkan Perbankan Lebih Waspada

Misalnya melakukan upgrade, jadi progam-program yang tadinya belum lengkap ditambah lagi

Bank Mandiri Bermasalah Pada Maintenance System, OJK Ingatkan Perbankan Lebih Waspada
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Riezky F Purnomo 

Bank Mandiri Bermasalah Pada Maintenance System, OJK Ingatkan Perbankan Lebih Waspada

PONTIANAK - Terjadinya permasalahan beberapa bank dalam beberapa hari terakhir membuat Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Riezky F Purnomo angkat bicara.

 Riezky F Purnomo juga ini mengingatkan agar perbankan harus lebih waspada.

 “Seperti adanya pembobolan Bank BRI di Ngabang tentu mengingatkan perbankan di Kalbar untuk harus lebih waspada, jangan sampai karena selama ini aman-aman saja jadi terlena. Kan setiap bank ada SOPnya, secutiy dimana, tindakannya harus seperti apa, standar-standar SOP yang ada harus dilengkapi. Karena pasti bank itu menjadi incaran orang yang punya maksud jahat,” ujar Riezky F Purnomo.

Kemudian terkait saldo nasabah Mandiri yang bermasalah serta mesin ATM yang tidak dapat beroperasional, Riezky menyebutkan hal tersebut merupakan kesalahan pada Maintenance system.

Baca: Ombak Capai Dua Meter, SAR Hentikan Sementara Pencarian Dua Korban KLM Arta Jaya

Baca: Prediksi PSPS Vs Sriwijaya FC, Kesempatan Laskar Wong Kito ke Puncak Klasemen Liga 2

“Mandiri ini kan bermasalah pada Maintenance system, jadi memang kalau sistem komputer harus ada Maintenance yang rutin. Sehingga semua perusahaan termasuk bank yang berhubungan dengan teknologi pasti akan melakukan perbaikan. Misalnya melakukan upgrade, jadi progam-program yang tadinya belum lengkap ditambah lagi. Tapi pasti mereka sudah melakukan backup sistem terlebih dahulu. Jadi Saldo-saldo yang katanya bertambah atau berkurang itu sudah dibackup,” jelas  Riezky F Purnomo

Hal seperti ini, kata Riezky sudah di antisipasi sejak awal oleh bank Mandiri.

“Bank Mandiri ini kan bank yang besar, jadi otomatis perkiraan mereka prosesnya itu hanya sebentar, semalam bisa selesai. Sepertinya proses itu dilakukannya hari jumat malam, tapi ternyata prosesnya ini berlanjut sampai hari Sabtu, jadi harus kita maklumi juga namanya sistem ini buatan manusia, pasti ada kekurangannya, misalnya ada Glitch atau sebuah sebuah kesalahan pada sistem, ada yang telewat mungkin. Pasti nanti kalau sudah selesai prosesnya dimasukin lagi program backupnya dan akan kembali seperti saldo awal. Kemungkinan seperti itu, mereka pasti akan bertanggung jawab,” ucapnya.

Sejak kejadian pada Sabtu kemarin sampai senin hari ini Riezky mengatakan belum ada nasabah yang melapor terkait hal tersebut.

“Tapi pasti akan dicek lagi, akan terus dipantau. Masyarakat tidak perlu khawatir karena pasti aman. Bank mandiri kan bank besar pasti sistemnya canggih, kita juga mengawasinya dengan ekstra hati-hati karena ini menyangkut hak rakyat,” pungkasnya.

Dari pantauan di lapangan satu di antara bank mandiri yaitu Mandiri Tanjungpura, security nya mengatakan sudah ada dua nasabah yang melapor terkait adanya masalah saldo.

“Tadi pagi ada si yang ngelapor, ada 2 nasabah, tapi siang ini belum ada lagi,” katanya.

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved