Peningkatan Ruas Jalan Pelang - Batu Tajam Resmi Dimulai

Ketersediaan prasarana jalan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah, sebagai bagian dari sistem transportasi

Peningkatan Ruas Jalan Pelang - Batu Tajam Resmi Dimulai
TRIBUN/ISTIMEWA
Lauching dimulainya pekerjaan peningkatan ruas Jalan Pelang - Batu Tajam. 

Peningkatan Ruas Jalan Pelang - Batu Tajam Resmi Dimulai

KETAPANG - Ketersediaan prasarana jalan merupakan faktor penunjang pengembangan suatu wilayah, sebagai bagian dari sistem transportasi yang penting terutama dalam mendukung peran pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Ketapang, Martin Rantan saat memberikan sambutan pada pelaksanaan lauching pekerjaan peningkatan ruas Jalan Pelang - Batu Tajam, Jumat (19/07/2019).

Martin mengatakan, terhadap peningkatan ruas jalan ini tentunya sangat dinanti-nantikan masyarakat di Kabupaten Ketapang, khususnya masyarakat di Kecamatan pedalaman.‎

"‎Mengingat ruas jalan ini merupakan akses ruas jalan yang terdekat untuk memperlancar konektivitas antar kota dengan kecamatan di pedalaman, dibandingkan dengan ruas jalan Ketapang - Siduk - Sungai Kelik - Nanga Tayap," terang Martin.

Baca: RAMALAN SHIO Senin 22 Juli 2019, Shio Anjing: Pertahankan Rasa Humor, Shio Kuda: Mudah Terjebak

Baca: Sinergitas TNI-Polri Dampingi Tim Monev Desa Maboh Permai Cek Fisik Bangunan

Baca: Kapolsek Minta Warga Agar Antisipasi Bakar Hutan dan Lahan

Martin menjelaskan, pertumbuhan ekonomi itu yang paling penting ditopang dua hal, yakni yang p‎ertama, stabilitas ‎politik maupun stabilitas keamanan. Sedangkan yang kedua adalah infrastruktur.

"Kalau yang kedua ini bisa kita kejar, maka pertumbuhan ekonomi kita akan cepat berkembang dan sangat membantu mensejahterakan masyarakat," ujarnya.

Terhadap peningkatan ruas jalan Pelang Batu Tajam ini disampaikan Martin dianggarkan melalui APBD Kabupaten Ketapang sekitar Rp 58 Miliar.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk mendukung pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ketapang ini. Karena membangun infrastruktur jangan melihat dari sisi fisiknya saja, padahal sesungguhnya juga dapat membangun peradaban dan konektivitas budaya," imbau Martin.

Selama ini, lanjut Martin masih ada salah pengertian di masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur.

"Saya mengimbau agar pembangunan infrastruktur dilihat sebagai mempersatukan masyarakat Kabupaten Ketapang sehingga konektivitas dari desa tersambung sampai ke kota," harapnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved