MIS Al-Munadir Kubu Raya Terkendala Sarana, Hanya Ada Satu Komputer untuk 80 Peserta Didik

Ia bahkan mengatakan, jika kondisi pembelajaran di sini terkendala dengan biaya, sehingga hanya memiliki satu unit komputer untuk siswa belajar.

MIS Al-Munadir Kubu Raya Terkendala Sarana, Hanya Ada Satu Komputer untuk 80 Peserta Didik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Guru sedang menunjukkan satu unit komputer yang digunakan untuk siswa belajar di MIS Al-Munadir, Kuala Mandor B, Kubu Raya, Minggu (21/07/2019). 

MIS Al-Munadir Kubu Raya Terkendala Sarana, Hanya Ada Satu Komputer untuk 80 Peserta Didik

KUBU RAYA - Diakibatkan terkendala sarana dan prasarana, 80 siswa harus bergantian belajar pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dikarenakan hanya memiliki satu unit komputer di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Munadir, Desa Kuala Mandor B , Kubu Raya.

"Memang agak miris, sebenarnya gini, perencanaan itu ada namun kita tersandung di biayanya," ungkap Guru bidang studi TIK, Sunawi kepada wartawan Tribun saat di temui, Minggu (21/07/2019).

Ia bahkan mengatakan, jika kondisi pembelajaran di sini terkendala dengan biaya, sehingga hanya memiliki satu unit komputer untuk siswa belajar.

Baca: 80 Siswa MIS Al-Munadir Kubu Raya Harus Bergiliran Masuk Sekolah, Ruang Kelas Tak Cukup

Baca: Penerapan Kurikulum 13 di MIS Al-Munadir Kubu Raya Dinilai Tak Maksimal, Prasarana Tak Memadai

"Karena, biaya untuk satu unit komputer saja, space (muatan) yang tinggi, itu sudah jutaaan, main 6,7 juta. Namun untuk yang space masih di bawah rata-rata masih 3 juta, namun dengan biaya seperti itu, kita saat ini belum bisa, belum mampulah untuk itu," tuturnya saat duduk di depan ruang kelas.

Di tahap pertama ini, guru bidang studi TIK mengenalkan tentang Informasi Teknologi (IT) dahulu dengan harapan di tahun selanjutnya prasarana di sekolah bisa lebih memadai.

Baca: Sungai Kapuas Mengering, Distribusi Air PDAM Tirta Raya Kubu Raya ke Konsumen Terganggu

Baca: Pemkab Kubu Raya Catat Perkawinan Kolektif, Ada yang 11 Tahun Menikah Belum Miliki Akta

"Jadi dengan cara, untuk tahap pertama ini, perkenalan dahulu ke IT nya, baru Insya Allah kedepannya  kita tetao usaha bagaimanapun caranya," ujar Pria yang juga sebagai pendamping pengelola sekolah.

Saat di singgung tentang sumber dana pembelian satu unit komputer di sekolah, ia menjelaskan bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). "Komputer baru ini ada, itu pun yayasan beli seken (bekas) dari Dana BOS," tutupnya.

Ia pun menambahkan, jika sumber dana BOS belum mencukupi sebagai penunjang sarana dan prasarana. (Mg2/Septi)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved