Konferda PDI Perjuangan Kalbar, Pengamat: Semua Kader Harus Berkontribusi

Stabilitas kepemimpinan yang baru juga belum tentu mau membagi kekuasaannya untuk mantan pesaing

Konferda PDI Perjuangan Kalbar, Pengamat: Semua Kader Harus Berkontribusi
FACEBOOK
Ireng Maulana MA 

Konferda PDI Perjuangan Kalbar, Pengamat: Semua Kader Harus Berkontribusi

News Analysis Pengamat Politik Kalbar, Ireng Maulana

PONTIANAK - Sedikit sekali publik yang percaya ketika ketua definitif partai di daerah sudah terpilih melalui mekanisme yang ada, maka akan ada jalan untuk mengakomodasi kepentingan kubu yang tidak terpilih.

Kita tidak melihat opsi konsolidasi akan seserdahana rumus tadi. Stabilitas kepemimpinan yang baru juga belum tentu mau membagi kekuasaannya untuk mantan pesaing.

Situasi tersebut sulit dan tidak masuk akal dalam kalkulasi politik kekuasaan.

Secara alamiah, kelompok yang lama akan di gantikan dengan kelompok yang baru. By design, kepemimpinan yang baru akan membangun habitat kepengurusan yang berada dalam rentang kendali dan setia kepada dirinya.

Konsolidasi hanya terjadi ketika pihak yang tidak terpilih dapat menahan diri dengan cara memberikan ruang yang luas kepada kubu yang terpilih dalam menjalankan fungsi kepemimpinan.

Dengan demikian proses demokratisasi dalam organisasi dapat tumbuh dan berkembang sehat. Sebaliknya, kubu yang terpilih juga dengan kekuasaannya yang baru tetap mampu memastikan kubu pesaingnya dalam pemilihan dapat terus berkarya di partai secara maksimal.

Baca: Keterbatasan Biaya Dani Kesulitan Operasi Jantung

Baca: Kontingen Kapuas Hulu Tiba di Palangkaraya, Ini Ekspedisi Selanjutnya

Baca: Live Streaming Manny Pacquiao Vs Keith Thurman Siaran Langsung MolaTV Live TVOne Segera Berlangsung

Argumen diatas bukan ingin menunjukkan bahwa partai di daerah terpecah belah paska rotasi kepemimpinan, namun lebih kepada menakar rasionalisasi distribusi kekuasaan yang tidak mungkin diberikan kepada kubu rival setelah dipilih ketua partai definitif.

Kekuasaan di partai akan berdampak pada partai itu sendiri melalui rotasi kepemimpinan terlepas dari perbedaan dukungan dalam pemilihan. Setiap kader yang terpilih tentu memiliki cita-cita untuk memajukan partainya.

Terkait dengan perhelatan pemilihan Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, siapapun yang terpilih nanti akan berusaha kedudukannya kokoh dan solid dalam membesarkan partai di daerah.

Jika kedua belah pihak dapat dengan legawa menerima hasil pemilihan, maka sikap tersebut hanya menunjukkan kedewasaan dalam menyikapi mekanisme organisasi yang mengharuskan adanya rotasi kepemimpinan.

Akomodasi kepentingan barangkali akan terjadi atas dasar kesamaan kedudukan sebagai kader yang berorientasi membesarkan partai, dan muara dari niat ini hanya akan tunduk pada rancangan dan kebijakan kepemimpinan baru sesuai dengan aturan partai.

Akomodasi yang dimaksud tidak sama dengan distribusi kekuasaan kepada kubu pesaing setelah kalah pemilihan. Jika ketua definitif terpilih, maka tugas semua kader untuk berkontribusi membesarkan partai melalui kepemimpinan yang baru sehingga partai semakin dipercaya publik.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved