Berbagai Tanggapan Bimbel, Penting Gak Sih?

Bener enggak, sih? Ada beragam jawaban yang mengatakan perlu dan ada juga yang bilang enggak.

Berbagai Tanggapan Bimbel, Penting Gak Sih?
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Sejumlah siswa melakukan try out Ujian Nasional di lembaga bimbingan belajar Ganesha Operation, di Jl Sultan Abdurrahman, Pontianak, Rabu (4/2/2015) sore. 

Berbagai Tanggapan Bimbel, Penting Gak Sih?

PONTIANAK - Terkait pentingnya Bimbingan belajar alias bimbel seakan menjadi hal ”wajib”.

Bener enggak, sih? Ada beragam jawaban yang mengatakan perlu dan ada juga yang bilang enggak.

Maklum, biaya masuk bimbel tak murah, bisa mencapai jutaan rupiah. Ini artinya sama atau malah lebih mahal dari bayaran uang sekolah di SMA negeri dan swasta kelas menengah selama setahun. Duuuuh….

Bimbel bukan barang baru bagi dunia pendidikan di negara kita. Coba tanyakan soal bimbel kepada tante, om, atau orangtua, pasti minimal mereka pernah mendengarnya.

Sejak sekitar akhir 1970-an, bimbel sudah ada di kota besar seperti Jakarta. Tetapi, waktu itu bimbel sebatas ajang melatih siswa SMA yang akan mengikuti tes masuk ke perguruan tinggi.

Baca: Kapolres Landak Berjibaku Padamkan Karhutla di Serimbu

Baca: Klasemen ICC 2019 Setelah Bayern Munchen Vs Real Madrid, Bagaimana Posisi Juventus dan Inter Milan?

Baca: Akhir Tahun 2019, Ada 50 Desa Gelar Pilkades Serentak di Landak

Pada 1990-an, keberadaan bimbel semakin menjamur. Sasaran mereka tidak hanya menjaring lulusan SMA yang akan mengikuti tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN), tetapi mulai menarik pelajar kelas III SMA guna menyiapkan mereka mengikuti ujian nasional (UN).

Targetnya, peserta lulus UN dengan nilai bagus dan lolos seleksi masuk PTN. Malahan bimbel juga membuka bimbingan bagi siswa kelas X dan kelas XI dengan sasaran agar peserta mendapat nilai ulangan harian bagus dan naik kelas dengan nilai memuaskan.

Alasan siswa SMA masuk bimbel bermacam-macam. Umumnya peserta bimbel mengaku karena pembelajaran di kelas masih kurang.

Bisa kita lihat pula pada testimoni yang terpampar di suatu brosur bimbingan belajar, banyak murid yang belajar di bimbingan belajar tersebut mengaku bahwa materi yang diberikan di bimbingan belajar jauh lebih mereka pahami dibandingkan di sekolah.

Halaman
123
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved