80 Siswa MIS Al-Munadir Kubu Raya Harus Bergiliran Masuk Sekolah, Ruang Kelas Tak Cukup

"Untuk masalah pembiayaan, anak-anak siswanya di gratiskan, tidak ada pembayaran sama sekali," imbuhnya.

80 Siswa MIS Al-Munadir Kubu Raya Harus Bergiliran Masuk Sekolah, Ruang Kelas Tak Cukup
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Terlihat dua orang anak sedang berdiri di depan sekolahnya, MIS Al-Munadir, Kuala Mandor B, Kubu Raya, Minggu (21/07/2019). 

80 Siswa MIS Al-Munadir Kubu Raya Harus Bergiliran Masuk Sekolah, Ruang Kelas Tak Cukup

KUBU RAYA - Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Munadir yang terletak di Jalan Parit Cahaya Utara, Desa Kuala Mandor, Kubu Raya ini hanya memiliki empat lokal kelas dengan daya tampung 80 siswa.

Sehingga siswa pun harus bergiliran masuk sekolah.

"Terkait daya tampung siswa ini, di sini kalau MI/SD itu sampai dengan 6 kelas (jenjang SD), cuma yang ada sarana prasarana kita empat kelas saja. Kelas 1 dan kelas 2 itu masuknya pagi, karena terkait prasarana kurang kelasnya. Jadi untuk kelas 3,4,5 dan 6 itu masuknya siang, jadi bergantian," ungkap Bapak Sunawi, Guru TIK, Minggu (21/07/2019).

Ia pun menuturkan, siswa yang bersekolah di sini tidak di pungut biaya.

Baca: Plt Kadinkes Harap DPC PTGMI Kubu Raya Ikut Berkontribusi Atasi Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut

Baca: DPC PTGMI Kubu Raya Gelar Berbagai Agenda di Muscab, Baksos Hingga Pelantikan Ketua

"Untuk masalah pembiayaan, anak-anak siswanya di gratiskan, tidak ada pembayaran sama sekali," imbuhnya.

Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh pemerintah ini dinilai belum mencukupi, untuk menunjang kebutuhan sarana dan prasarana sekolah.

"Tidak cukup, kalau dana BOS itu kan untuk gaji guru juga, untuk sarananya juga, dan untuk baju-baju siswanya juga, baju olahraga, baju batiknya. Semuanya dipergunakan untuk siswa dan gurunya, sebagai pengelola yayasan harus mencari sesuatu yang ada menjadi ada untuk menutupi kekurangan itu," ucapnya.

Baca: 36 Alat Perekam Data Transaksi Dipasang di Kubu Raya, Hotel Hingga Area Parkir

Pria yang juga bertugas sebagai pendamping pengelola sekolah pun menambahkan, untuk sumber pendanaan sekolah selain dari BOS, juga berasal dari Swadaya, baik masyarakat, wali murid dan Pemerintah Desa.

Guru yang mengajar di MIS Al-Munadir ini berjumlah 12 orang. (Mg2/Septi) 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved