Traveloka Berikan Tips Agar Terhindar dari Penipuan

kami senantiasa mengimbau pengguna untuk tidak mudah tergiur tawaran tersebut dan menjaga kerahasiaan akun dan password pengguna.

Traveloka Berikan Tips Agar Terhindar dari Penipuan
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
RH pelaku penipuan dengan modus pinjaman online aplikasi Traveloka saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolda Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (17/7/2019) siang. RH menipu 70 warga Kota Pontianak dan mengantongi uang sebanyak Rp 350juta. 

Traveloka Berikan Tips Agar Terhindar dari Penipuan...

PONTIANAK - Terkait pemberitaan adanya kasus penipuan mengatasnamakan Traveloka Poin yang terjadi di Pontianak baru-baru ini, pihak Traveloka memberikan pernyataan resminya melalui rilis yang diterima Tribun Pontianak, Sabtu (20/7/2019).

Dalam rilis tersebut, Senior Vice President of Payment Product Traveloka, Stefani Herlie menjelaskan, dari pengamatan beberapa pemberitaan terkait laporan korban penipuan yang terjadi di Pontianak beberapa waktu lalu, pihaknya menegaskan bahwa tidak pernah mengadakan program yang dimaksud, sehingga hal tersebut adalah resmi penipuan yang mengatasnamakan Traveloka

"Kami sangat menekankan segi keamanan menciptakan produk dan layanan pembayaran kami, agar pengguna dapat mendapatkan pegalaman yang nyaman dan menyenangkan," ujar Stefani Herlie

Namun, lanjut dia, pihaknya juga mengimbau para pengguna aplikasi Traveloka untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan transaksi yang dimulai dari individu pengguna. 

Baca: Mayat Wanita Muda Gegerkan Warga Tanjung Raya, Tim Inafis Polresta Pontianak Beberkan Fakta Ini

Baca: Fahmi Dalimunthe: TMMD Berikan Banyak Dampak Positif terhadap Kemajuan Daerah

 Stefani Herlie juga memberikan beberapa tips agar kedepannya dapat terhindar dari modus penipuan serupa, diantaranya, jangan pernah memberikan identitas diri (KTP) kepada orang tidak dikenal karena tergiur iming-iming, hadiah atau imbalan uang. Data tersebut dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. 

Kemudian, jangan pernah memberikan akun dan password kepada orang tidak dikenal. Selain itu, jika tiba-tiba menerima SMS berisi one time password (OTP), dimohon agar tidak memberikan OTP tersebut kepada siapa pun

Selanjutnya, jangan lupa melakukan sign-out sehabis melakukan transaksi on-line terutama bila dilakukan menggunakan fasilitas desktop, hand-phone orang lain, dan terakhir degera melakukan pemblokiran kartu kredit, debit bila dirasakan ada transaksi yang mencurigakan.

"Kami juga memohon kerjasama pengguna untuk segera melaporkan kepada kami bila melihat aktifitas mencurigakan seputar transaksi yang menyimpang, karena keamanan dan kenyamanan pengguna adalah segalanya buat kami," tegas Stefani Herlie

"Sekali lagi, kami senantiasa mengimbau pengguna untuk tidak mudah tergiur tawaran tersebut dan menjaga kerahasiaan akun dan password pengguna. Hal ini berguna untuk menghindari upaya penipuan, karena dapat berpotensi kepada penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan memberikan kerugian pada pengguna," sambung Stefani.

Stefani juga mengucapkan terima kasih kepada pihak berwajib, Polda Kalbar serta para korban yang telah melaporkan kejadian ini, hingga akhirnya pelaku dapat ditindak lanjuti.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved