Mayat Wanita Muda Gegerkan Warga Tanjung Raya, Tim Inafis Polresta Pontianak Beberkan Fakta Ini

Jasad wanita yang berkulit putih itu tampak ada sedikit pembengkakan di bagian perutnya.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bripka Agung Utomo, Personel Inavis Satreskrim Polresta Pontianak saat lakukan pemindaian sidik jari dari mayat wanita muda yang gegerkan warga Tanjung Raya 2, Jumat (19/7/2019) 

Mayat Wanita Muda Gegerkan Warga Tanjung Raya, Tim Inafis Polresta Pontianak Beberkan Fakta Ini

PONTIANAK- Warga gang Yarsi Jalan Tanjung Raya 2 pada Jumat (19/7/2019) di gegerkan karena ada satu orang wanita muda yang tinggal di kontrakan seorang diri didapati sudah terbujur kaku tanpa di ketahui sebab musababnya.

Sontak penemuan mayat wanita muda itupun menghebohkan warga.

Terlihat mayat wanita yang mengenakan pakaian ungu itu terbujur kaku di lantai, kepalanya di atas tumpukan bantal dengan posisi terlentang, dengan baju yang sedikit terangkat sehingga memperlihatkan bagian perutnya.

Jasad wanita yang berkulit putih itu tampak ada sedikit pembengkakan di bagian perutnya.

Terlihat di sekitaran mayat tersebut ada beberapa botol air mineral dan beberpa bungkusan kantong plastik yang entah apa isi di dalamnya.

Baca: Pangdam Gelar Syukuran dan Beri Reward Anggota Berprestasi di HUT ke-61 Kodam XII/Tpr

Baca: Jimin BTS Lagi-lagi Puncaki Member Boyband K-Pop Terpopuler Juli Ini, Cek Peringkat Selengkapnya!

Menurut ketua RT setempat bernama Tarmizi mayat itu sendiri pertama kali ditemukan oleh teman laki - laki korban yang berinisial IM, pada sekira pukul 19.45 WIB, yang kemudian IM menghubungi istrinya dan sang istri menelpon dirinya, lalu ia bersama warga beramai mendatangi rumah kontrakan tersebut.

Setelah itu, petugas kepolisian pun datang melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

Bripka Agung Utomo, Personel Inafis Satreskrim Polresta Pontianak Mengungkapkan bahwa dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda - tanda kekerasan pada korban.

"Untuk dari hasil pemeriksaan tidak ada hasil kekerasan, kita sudah periksa dari ujung rambut sampai ujung kaki, Jadi dimungkinkan bahwa korban ini memilki penyakit dalam yang sudah lama, yang tidak diketahui masyarakat sini, jadi mungkin pihak keluarga terdekat yang lebih paham akan penyakit ini, sama dokter, inikan dibawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, karena memang secara olah TKP tidak ada tanda - tanda kekerasan, tapi kita tetap harus melakukan pemeriksaan,"ungkapnya.

Lebih detil, Agung mengungkapkan bahwa dari hasil pemindaian sidik jari, korban bernama Susanti, dan dari hasil pemindaian bahwa Susanti memilki 2 alamat, yang pertama di kabupaten Ketapang, dan yang kedua diwilayah Kecamatan Pontianak Utara.

"Identitas juga sudah jelas yakni Susanti, setelah kita lakukan pengecekan sidik jari kita temukan 2 alamat, Kayong Utara dan Siantan (Kecamatan Pontianak Utara) dan saat ini pihak Polsek sedang berusaha menghubungi keluarganya untuk kepengurusan jenazah, sementara itu,"tutupnya

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved