Guru SMAN 11 Tunggu Dana Bosda, Puluhan Guru Rela Mengajar Tanpa Gaji

Jadi dengan dibantu guru dari sekolah negeri, otomatis SMAN 11 Pontianak tidak perlu memberikan bayaran sampai nanti dana Bosda keluar.

Guru SMAN 11 Tunggu Dana Bosda, Puluhan Guru Rela Mengajar Tanpa Gaji
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Suasana pembelajaran di SMAN 11 Pontianak, Jumat (19/7/2019). 

Guru SMAN 11 Tunggu Dana Bosda, Puluhan Guru Rela Mengajar Tanpa Gaji

PONTIANAK  - Sebanyak 25 guru yang mengajar di SMA Negeri 11 Pontianak saat ini rela mengajar tanpa digaji demi keberlangsungan proses belajar dan mengajar siswa. Sedianya sekolah ini belum dibangun dan masih menumpang di SMP 13 di Jl Tebu, Pontianak Barat.

SMAN 11 Pontianak merupakan sekolah baru yang baru dibuka di tahun ajaran 2019/2020 di Kota Pontianak dan sekarang sudah masuk proses belajar mengajar seperti sekolah lainnya.

Sementara waktu, SMAN 11 Pontianak masih menumpang di SMPN 13 dan para siswanya masuk sekolah siang, sambil menunggu gedung SMAN 11 terbangun.

Sementara itu, guru yang mengajar di SMAN 11 Pontianak yang berstatuskan PNS hanya menerima gaji dari sekolah asal mereka mengajar. Namun ada juga guru yang berstatus honorer. Untuk itu gaji akan diterima apabila dana BOS dan Bosnas dicairkan, namun belum diketahui kapan dana tersebut akan cair.

Baca: FOTO: Personel BPBD Kota Pontianak Padamkan Api

Baca: Komedian Nunung & Suaminya Iyan Sambiran Digrebek Polisi Gara-gara Sabu, Fakta Mengejutkan Terkuak!

Ketua Pengelola SMA 11 Pontianak, Deden Hidayat (51) menjelaskan guru yang mengajar di SMAN 11 Pontianak terdiri dari tim pengelola sekolah dan guru pembantu yang berjumlah 25 orang. Saat ini proses belajar mengajar sudah berjalan bahkan sudah di mulai sejak Senin kemarin.

Deden mengatakan, untuk masalah tenaga pendidik saat ini banyak dibantu guru PNS yang mengajar di sekolah lain di pagi hari, kemudian dengan suka rela memberikan tenaganya untuk mengajar di SMAN Pontianak pada siang harinya.

"Kenapa kita ambil guru negeri karena memang kita belum ada sumber dana baik dari BOS dan Bosda dan perizinannya juga belum selesai," ujar Deden, Jumat (19/7).

Jadi dengan dibantu guru dari sekolah negeri, otomatis SMAN 11 Pontianak tidak perlu memberikan bayaran sampai nanti dana Bosda keluar.

"Karena guru negeri semua yang membantu mereka hanya digaji dari sekolah asal mereka dan di sini mereka mengajar secara sukarela dan hanya melakukan pengabdian. Untuk hal itu perlu diberikan apresiasi kepada mereka," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved