PPDB Selesai, Suprianus Herman: Kekurangan Akan Menjadi Bahan Evaluasi Pihak Disdik Kalbar

PPDB sudah selesai di laksanakan dan para siswa baru sudah belajar efektif ditingkat satuan pendidikan SMA/SMK/ SLB

PPDB Selesai, Suprianus Herman: Kekurangan Akan Menjadi Bahan Evaluasi Pihak Disdik Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisdik Kalbar , Suprianus Herman saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (18/7/2019) 

PPDB Selesai, Suprianus Herman: Kekurangan Akan Menjadi Bahan Evaluasi Pihak Disdik Kalbar

PONTIANAK - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah selesai di laksanakan dan para siswa baru sudah belajar efektif ditingkat satuan pendidikan SMA/SMK/ SLB.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar, Suprianus Herman mengatakan terkait pelaksanaan PPDB ditingkat SMA yang menggunakan sistem Zonasi sudah dilakukan evaluasi internal.

"Sebenarnya tidak terlalu banyak masalah karena memang dengan sistem yang berbeda dan masyarakat belum semua paham dengan sistem yang diterapkan. Tapi sudah kita atasi semua, karena memang tidak semua bisa ditampung di sekolah negeri," ujarnya kepada awak media, kamis (18/7/2019).

Ia mengatakan dengan dlakukan PPDB dengan sistem zonasi ini bisa mengetahui apa saja yang kurang dan lebih di sekolah-sekolah.

"Jadi ada sistem sel-sel. Jadi sel-sel yang kecil akan ketauan misalnya kekurangan di sarana prasana, tenaga kependidikan atau lain sebagainya ," ujarnya.

Baca: Bupati Citra Ungkap Sejumlah Permasalahan Terkait Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

Baca: FOTO: Ibu Negara Iriana Jokowi Kunjungi Dekranasda Kalbar

Baca: LIVE SCORE Liga 2 | Cilegon United Vs PSCS, Big Match Panas Menuju Puncak Klasemen Wilayah Barat

Jadi pihak Disdik sedang mengevaluasi mana yang kurang prasarananya maka tahun depan akan ditambah dan dimasukan kedalam anggaran untuk ruang kelas baru ( RKB).

"Mana yang perlu guru , tahun depan akan kita lihat sekolah yang kekurangan . Cuma memang guru negeri itu sudah menjadi kewenangan pusat. Kita sudah berusaha menambah guru pendidik di daerah," ujarnya.

Secara umum PPDB sudah di laksanakan dengan baik dengan bermacam kekurangan akan menjadi bahan evaluasi kedepan.

Ia mengatakan lenambahan kuota kemaren bukan lah PPDB kedua tapi hanya penambahan kuota saja Karena jatah di rumbel masih kurang dan masih dalam koridor data pokok Disdij juga. Jadi batasnya masih wajar.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved