Tujuh Tahun Terbentuk Organisasi Justitia Club Fakultas Hukum Harap Dapat Sekretariat

Rendi (27) adalah alumni dari Jurusan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sekaligus satu diantara inisiator dari Justitia Club.

Tujuh Tahun Terbentuk Organisasi Justitia Club Fakultas Hukum Harap Dapat Sekretariat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Inisiator Justitia Club, Rendi (kanan) bersama inisiator lain dan ketua Justitia Club di Fakultas Hukum, Rabu (18/7/2019). 

Tujuh Tahun Terbentuk Organisasi Justitia Club Fakultas Hukum Harap Punya Sekretariat

PONTIANAK - Rendi (27) adalah alumni dari Jurusan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sekaligus satu diantara inisiator dari Justitia Club.

Inisiator Justitia Club, Rendi mengatakan Perkembangan Justitia Club awalnya memang ia berharap ini menjadi kebanggan di Fakultas Hukum karena memang pendirian pertama yang diinginkan adalah untuk membangun citra Fakultas Hukum.

Ia berharap di bidang akademik ada prestasi yang bisa dibanggakan oleh Fakultas.

Ia menceritakan berjalannya waktu ada kontingen dari Justitia Club walaupun belum pulang membawa piala tapi sudah bisa membawa nama bukan hanya Fakultas Hukum tapi Tanjungpura mewakili Kalbar untuk lomba di tingkat nasional dan Perguruan Tinggi lain seperti UI dan UGM mengagumi keahlian dan kemampuan debat kontingen Untan.

Baca: Musim Kemarau, Kapolsek Pesankan Agar Tak Bakar Hutan dan Lahan

Baca: Awas Salah Berhitung, Investasi Emas Bisa Buntung

Baca: Tunggu Restu KONI, Bola Tangan Kalbar Segera Gelar Pelatda Pra PON

Karena memang sebelumnya tidak ada kontingen Kalbar yang diikutkan dalam lomba-lomba bertaraf nasional di bidang akademik ilmu hukum untuk mewakili nama Fakultas Hukum dan Untan.

Dalam perjalananya Justitia Club memang sepi peminat saat awal didirikan karena masih takut akan adanya senioritas yang kaku, akan tetapi dalam perkembangannya Justitia Club menjadi salah satu LOK yang diminati mahasiswa baru dan bisa mencapai 100 orang dalam 1 angkatan mahasiswa baru sehingga akhirnya diperlukan seleksi ketat.

“Kita memang tidak mencari orang yang pintar tapi kita ingin mencari orang yang ingin belajar karena di dalam belajar hukum tidak cukup hanya pintar akan tetapi harus punya niat yang benar dan idealisme yang kuat dalam belajar dan mengimplentasikannya nanti”, jelasnya.

Dari dirinya pribadi berharap ini akan menjadi percontohan LOK bukan sekedar di Fakultas Hukum tapi di Tanjungpura tapi juga di Kalbar.

Mahasiswa sebagai check and balance dalam permasalahan hukum serta instansi hukum lain seperti kepolisian, kejaksaan dll, dan berharapnya Justitia menjadi wadah itu.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved