Perjalanan Justitia Club Fakultas Hukum Hingga Sekarang Menjadi Organisasi Legal Kampus

Jadi diisi dengan pengetahuan tentang hukum dan mendalami tentang hukum itu sendiri.

Perjalanan Justitia Club Fakultas Hukum Hingga Sekarang Menjadi Organisasi Legal Kampus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Foto bersama Inisiator Justitia Club, Rendi (kanan) bersama inisiator lain dan ketua Justitia Club di Fakultas Hukum, rabu (18/7/2019). 

Perjalanan Justitia Club Fakultas Hukum Hingga Sekarang Menjadi Organisasi Legal Kampus

PONTIANAK - Sri Haryanti (25), dan Rendi (27) adalah alumni dari Jurusan Hukum, Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura sekaligus inisiator dari Justitia Club.

Sri selaku salah satu inisiator penggerakan Justitia Club (J Club) menjelaskan terkait perkembangan Justitia Club dari awal terbentuk hingga sekarang.

Mulai dari tahun 2013 hingga 2019 sudah hampir 6 tahun berdiri sudah banyak perkembangan yang dialami oleh Justitia Club. Walaupun yang menjadi kendala saat ini belum memiliki Sekretariat.

Ia bersama teman-temannya ingin Justita Club sebagai wadah dan memberikan ruang untuk belajar bagi mahasiwa Jurusan Hukum yang bergerak dibidang akademis.

Baca: Pemkab Mempawah Gelar Pertemuan dengan Dewan Pendidikan dan TPMPD, Ini yang Dibahas

Baca: Musim Kemarau, Kapolsek Pesankan Agar Tak Bakar Hutan dan Lahan

Ia bertemu dengan teman-teman yang mempunyai visi sama untuk membangun sebuah organisasi yang menjadi wadah belajar mengembangkan bakat khususnya bidang akademis.

Jadi diisi dengan pengetahuan tentang hukum dan mendalami tentang hukum itu sendiri.

Ia mengatakan membentuk J.Club tidak mudah dan banyak suka dukanya. Dari mulai perjuangan untuk melegalkan J.Club pada pihak kampus dan prosesnya begitu panjang. Walaupun diliat dari sisi kegiatan bagus. Tapi tetap saja tidak mudah untuk mendapatkan izin (SK) karena harus melewati prosedur yang telah ditentukan oleh kampus.

"Termasuk nama Justitia Club salah satu saran yang diberikan oleh Dekan kami Pak Garuda. Justitia adalah sebagai simbol anak hukum yang di tambah Club dan menjadi sebuah perkumpulan . Jadi namanya tidak terlalu formal dan fun namun tetap memiliki makna sehingga kami memutuskan memilih nama Justitia Club." ujarnya kepada Tribun Pontianak, rabu (17/6/2019).

Saat Justitia Club lahir di Fakultas Hukum tetap ada pro dan kontra dari berbagai pihak. Banyak yang berfikir organisasi ini hanya untuk anak yang pintar padahal tidak ini hanya sebagai wadah belajar bagi para mahasiwa Hukum yang memang mau belajar dan mengembangkan diri.

Justita Club memiliki aktivitas di bidang karya ilmiah, debat dan peradilan semu. Untuk menambah wawasan, pengetahuan dan pengalaman Justitia Club juga mengikuti perlombaan-perlombaan baik yang diadakan Perguruan Tinggi lain maupun di Untan sendiri. Selain itu Justitia Club juga mengadakan lomba.

"Kegiatan besar yang pernah kami lakukan yaitu The Tanjungpura Law Festival yang sebelumnya hanya Law Festival saja," ujarnya.

Biasanya agenda yang diadakan seperti seminar, lomba cerdas cermat dan kegiatan besar ini di dukung langsung oleh Kapolda Kalbar.

"Jadi piala yang untuk hadiah dipersembahkan langsung oleh Kapolda Kalbar yang kini menjadi piala bergilir," ucapnya.

Justitia Club juga memiliki pembina dari dosen dan bantuan dari para alumni. Biasanya yang mau ikut lomba akan dibimbing oleh senior yang pernah mengikuti lomba sebelumnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved