Danlanud HAD Mengikuti Pelaksanaan Tarbintal Fungsi Komando di Singkawang

Komandan Pangkalan TNI-AU (Danlanud) Harry Hadisoemantri (HAD) Letkol Pnb Kisworo mengikuti kegiatan Pembukaan

Danlanud HAD Mengikuti Pelaksanaan Tarbintal Fungsi Komando di Singkawang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Danlanud Harry Hadisoemantri Letkol Pnb Kisworo bersama para peserta Tarbintal Fungsi Komando di Rindam XII/Tpr, Kota Singkawang, Rabu (17/7/2019) pagi. 

Citizen Reporter
Kapen Lanud Harry Hadisoemantri (HAD)
Lettu Sus Eko Purwanto

Danlanud HAD Mengikuti Pelaksanaan Tarbintal Fungsi Komando di Singkawang

SINGKAWANG - Komandan Pangkalan TNI-AU (Danlanud) Harry Hadisoemantri (HAD) Letkol Pnb Kisworo mengikuti kegiatan Pembukaan Pelaksanaan Penataran Pembinaan Mental (Tarbintal) Fungsi Komando bertempat di Rindam XII/Tpr, Kota Singkawang, Rabu (17/7/2019) pagi.

Kegiatan tersebut akan berlangsung mulai tanggal 17 sampai dengan 27 Juli 2019. Peserta penataran terdiri dari perwakilan tiga matra, yaitu TNI AD, TNI AU dan TNI AL, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Pada kesempatan tersebut, Danlanud HAD bertindak selaku pemateri pelaksanaan kegiatan Tarbintal Fungsi Komando Angkatan ke-97 tahun 2019.

Adapun sasarannya adalah satuan-satuan TNI yang berada di dekat wilayah perbatasan dengan negara tetangga. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusbintal Mabes TNI, Jakarta.

Baca: Sosialisasi Peraturan Tata Ruang dan Sertifikat (SLF), Edi Kamtono Sebut Demi Keselamatan Publik

Baca: VIDEO: Driver Ojol Gelar Aksi, Ini Tuntutannya

Baca: Sat Pol PP Pontianak Amankan 4 Pasangan Bukan Suami Istri di Kamar Indekos

"Tujuan diadakannya kegiatan Tarbintal fungsi komando ini adalah untuk meningkatkan pembinaan mental prajurit TNI, agar tidak mudah terpengaruh oleh paham-paham atau ajaran-ajaran yang tidak sesuai dengan Pancasila," ujar Danlanud HAD.

Lanjutnya bahwa Pancasila adalah sebagai sendi prajurit TNI dan sebagai ideologi bangsa Indonesia yang harus dipahami dilaksanakan dan diamalkan.

Apabila prajurit TNI tidak dibekali dengan dengan pemahaman tentang ideologi Pancasila yang benar, dikhawatirkan akan dapat luntur pemahaman dan jiwa Pancasilaisnya, sehingga akan mudah goyah terpengaruh oleh paham-paham ideologi lain yang dapat merongrong ideologi Pancasila.

"Dengan terbentuknya jiwa Pancasila didalam setiap jiwa prajurit, sudah barang tentu akan berdampak yang sangat besar bagi kelangsungan hidup TNI dan bangsa Indonesia pada umumnya, sesuai dengan motto NKRI Harga Mati," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved