Kolaborasi Bersama Kodam dan Polda, Sutarmidji Optimis 2 Tahun Bisa Jadikan 150 Desa Mandiri

Memajukan Kalimantan Barat dengan daerah yang sangat luas tentunya perlu sinergi antar semua pihak.

Kolaborasi Bersama Kodam dan Polda, Sutarmidji Optimis 2 Tahun Bisa Jadikan 150 Desa Mandiri
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Saat Gubernur Kalbar,, Kapolda Kalbar dan Pangdam  XII Tanjungpura meninjau pembuatan sumur bor air bersih di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Sambas 

Kolaborasi Bersama Kodam dan Polda, Sutarmidji Optimis 2 Tahun Bisa Jadikan 150 Desa Mandiri

PONTIANAK - Target Gubernur Kalbar untuk menjadikan desa-desa berstatus desa mandiri nampaknua akan terwujud seiring  kolaborasi dan sinergitas yang dibangun antar lembaga vertikal yang ada di Kalbar.

Gubernur Kalbar, Sutarmidji yakin dan optimis target  desa mandiri dapat terwujud begitu melihat langsung dilapangan bersama Pangdam XII Tanjungpura, Herman Asaribab dan Kapolda Kalbar, Didi Haryono dalam rangka Karya Bakti TNI di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

"Saya optimis untuk menjadikan desa mandiri tidak sulit, karena dengan kegiatan yang dilakukan oleh TNI bisa mencakup beberapa variable untuk menuju desa mandiri," ucap Midji, Rabu (17/7/2019).

Midji menargetkan masa kepemimpinannya lima tahun kedepan, setidaknya 20 persen dari 2031 desa di Kalbar menjadi desa kategori mandiri.

Saat ini dari 2031 desa yang ada, hanya satu desa kategori mandiri, 566 desa sangat tertinggal, 865 desa tertinggal, 349 desa berkembang, 54 desa maju dan 196 desa belum masuk kategori.

Memajukan Kalimantan Barat dengan daerah yang sangat luas tentunya perlu sinergi antar semua pihak. 

Baca: Terima Hibah 10 Ribu Aplikasi Pendidikan dari Kodam XII Tanjungpura, Ini Kata Atbah

Baca: Gelar Fasilitasi Pembentukan Pokmas Peduli Bencana, Ini Harapan BPBD Sanggau

"Setelah saya meninjau dilapangan bersama Pak Pangdam dan Kapolda  mungkin target yang ingin kita capai dalam waktu dua tahun ini yaitu  140-150 desa mandiri Insya Allah bisa terwujud," ucapnya optimis.

Keoptimisannya akan terwujudnya desa mandiri sekitar 140-150 dalam dua tahun ini lantaran melihat kegiatan Karya Bakti TNI yang bisa memenuhi banyak variable desa mandiri, tinggal dilakukan koordinasi dan program berkelanjutan untuk menjadikan desa mandiri 

"Kemaren kita meninjau langsung  pembuatan sumur bor di Desa Nibung, itukan untuk memenuhi indikator air bersih, kemudian ada gotong royong membuat Posyandu dan PAUD itu semue indikator untuk menuju desa mandiri," tegasnya.

Jadi dalam rangka Karya Bakti TNI saja disebutnya bisa memenuhi enam indikator untuk menuju desa mandiri.  Nanti Polda juga bisa menambah indikator lainnya seperti siskamling.

Kemudian disebut Midji adapula  maasalah lingkungan yang merupakan  indikator, bagaimana pelestarian lingkungan.

"Kita hadir disina (Desa Nibung) dan melihat secara langsung ada tujuh sampai delapan indikator yang bisa dikerjakan secara murah, cepat dan mudah," tegasnya.

Hal itu karena melibatkan sebagian besar masyarakat dalam membangun dan melaksanakan program yang ada.

"Kita lihat seperti Desa Nibung,  inikan statusnya desa maju dan Insya Allah tahun depan jadi desa mandiri. Sedikit sekali indikator yang harus dipenuhi untuk menjadikannya desa mandiri dan tidak terlalu sulit," pungkasnya.

Saat Gubernur Kalbar,, Kapolda Kalbar dan Pangdam  XII Tanjungpura meninjau pembuatan sumur bor air bersih di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Sambas
Saat Gubernur Kalbar,, Kapolda Kalbar dan Pangdam  XII Tanjungpura meninjau pembuatan sumur bor air bersih di Desa Nibung, Kecamatan Paloh, Sambas 
Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved