adv

Suherman: Begitu Bermakna Program JKN-KIS Dalam Kehidupan Keluarga Kami

BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

Suherman: Begitu Bermakna Program JKN-KIS Dalam Kehidupan Keluarga Kami
Tribunpontianak/istimewa
Suherman peserta API APBN 

Suherman: Begitu Bermakna Program JKN-KIS Dalam Kehidupan Keluarga Kami

SINTANG - BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), juga mendapat amanah dari Pemerintah Pusat sebagai perantaranya dalam memberikan bantuan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia yang kurang mampu yang selanjutnya diklasifikasikan kedalam program Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN.

Suherman (38), adalah pria asal Dusun Merakhair Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Merupakan peserta JKN-KIS yang terdaftar sebagai peserta segmen PBI APBN sejak tahun 2016.

Dengan hanya berbekal penghasilan yang serba pas-pasan sebagai buruh bangunan lepas, dirinya hanya mampu untuk mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari. Namun ia juga mengaku sering mengalami gejala hypertensi dan maag akibat resiko pekerjaannya.

Pada saat ditemui tim jamkesnews dikediamannya, ia pun berbagi cerita mengenai manfaat program JKN-KIS yang dirasakan selama ini.

“Pekerjaan saya sangat melelahkan, terkadang tidak mengenal waktu dan makan tidak teratur. karena itu darah tinggi dan maag saya sering kambuh dan harus berobat ke puskesmas atau rumah sakit, nah waktu saya sakit itu gak ada yang bisa bantu biaya berobat saya mas jika bukan program JKN-KIS. pokoknya kartu ini sangat bermanfaat dan sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ungkap Suherman.

Baca: TOP SKOR Liga 1 2019 - Pesta Gol ke Gawang Persija, Ciro Alves jadi Pencetak Gol Terbanyak, Simic?

Baca: TRIBUNWIKI: Arti dan Makna Lambang Kabupaten Sintang

Baca: TRIBUNWIKI: Ini Arti dan Makna Lambang Kota Pontianak

Selama menjadi peserta JKN-KIS, dirinya mengaku bahwa saat berobat baik ke puskesmas dan rumah sakit seluruh biaya pengobatan dijamin dan tidak pernah mengeluarkan biaya tambahan sedikitpun asalkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan. Serta merasa puas dengan pelayanan yang didapatkan baik di Puskesmas maupun rumah sakit.

”Dari kartu sekecil ini, siapa sangka manfaatnya sangat luar biasa. Saya sangat berterima kasih dan puas dengan program JKN-KIS ini, saya bisa berobat dengan tenang dan nyaman tanpa harus memikirkan biaya karena seluruhnya dijamin hanya dengan mengikuti ketentuan yang ada.

Pelayanan yang saya dapatkan juga sangat baik dan tidak dibedakan antara pasien umum dan BPJS. Keluarga kami tidak tahu harus mencari biaya pengobatan kemana untuk berobat apabila tidak ada program JKN-KIS,” jelasnya.

Sejak 1 Januari 2014, BPJS Kesehatan telah menyelenggarakan program JKN-KIS dengan memastikan seluruh warga negara Indonesia mendapatkan akses layanan kesehatan yang terbaik.

Sampai dengan saat ini, jumlah peserta JKN-KIS se-Indonesia telah mencapai lebih dari 217 juta jiwa, yang diantaranya berjumlah 96,5 juta jiwa tertanggung sebagai peserta PBI APBN.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved