Pendaftar Jalur Mandiri Untan Nyaris Tembus 10 Ribu Orang, Kuota Hanya 1.650 Kursi Saja

Tes sudah dilakukan pada hari ini dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB yang tersebar diberbagai fakultas yang ada di Untan dan diselesaikan dalam sehari.

Pendaftar Jalur Mandiri Untan Nyaris Tembus 10 Ribu Orang, Kuota Hanya 1.650 Kursi Saja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Dr Aswandi Saat diwawancari di Ruang Rektorat Untan, Selasa (16/7/2019). 

Pendaftar Jalur Mandiri Untan Nyaris Tembus 10 Ribu Orang, Kuota Hanya 1.650 Kursi Saja

PONTIANAK - Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri melalui Jalur Mandiri di Universitas Tanjungpura sudah dilaksanakan pada hari ini,selasa (16/7/2019).

Wakil Rektor I Universitas Tanjungpura, Dr Aswandi juga sebagai ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru di Untan mengatakan Kuota yang disiapkan untuk seleksi jalur mandiri sebanyak 1650 orang dan tidak boleh lebih dari 30 persen dari penerimaan mahasiswa baru.

Pada saat ini ada 9.715 orang peserta yang mendaftar di jalur mandiri.

Tes sudah dilakukan pada hari ini dari pukul 08.00 sampai 12.00 WIB yang tersebar diberbagai fakultas yang ada di Untan dan diselesaikan dalam sehari.

Dr Aswandi mengatakan sejak 4 tahun dieranya dalam melaksanakan seleksi mandiri dan terbilang sukses dan bagus.

Baca: STIK Muhammadiyah Bekerjasama dengan LP3M Untan Gelar Pelatihan Applied Approach Untuk Dosen

Baca: UPT Bahasa Untan Gelar English Proficiency Olympiad 2019, Daftarkan Dirimu Segera

" Karena kita juga sudah melakukan penelitian bagaimana prestasi anak dari 3 jalur seleksi ini mulai dari SNMPTN, SBMPTN, Mandiri," ujarnya kepada beberapa awak media.

Ia mengatakan semua berjalan baik dan hasilnya juga pasti akan baik . Prestasi akademik peserta yang mendaftar dijalur mandiri juga tidak jauh berbeda dengan seleksi di jalur lainnya.

"Makanya kita mempertahankan sampai nanti dan tiap tahun dipersiapkan sangat bagus. Sampai selesai dilakukan tes pelaksanaan tidak ada kendala. Saat keliling untuk memantau paling kesalahan terletak pada mereka. Tadi ada mereka yang belum dapat kartu. Rupanya dia nyuruh temanya daftar. Dia orang jauh dan menyuruh temannya yang daftar di sini setelah itu ditinggalkannya . Padahalkan ada kelanjutannya .Harus ngprint lagi dan kawannya tidak lakukan itu. Begitu tes dia tidak bawa kartu dan hanya menunjukan bukti pembayarannya .Tapi sempat ditolong dan dicetakkan kembali," jelasnya.

Kisah lainnya yaitu ada peserta yang dikeluarkan dari ruangan karena melanggar peraturan dan menggunakan baju kaos oblong dan sendal.

Baca: Untan Masuk dalam Roadmaps Pemeringkatan Wolrd Class University

Baca: Raih IPK Nyaris Sempurna, Lianto Selesaikan Program Doktor di Untan

"Ternyata dia kesiangan. akhirnya di pinjamkan baju oleh pegawai. Kendalanya hanya seperti itu saja. Tapi saya mendapatkan laporan banyak juga peserta yang diruangan tidak semuanya hadir ," ujarnya.

Setelah di lacak ternyata penyebab tidak datangnya peserta saat tes karena banyak yang sudah lulus di SBMPTN.

" Karena takut tidak lulus jadi mereka mendaftar di jalur mandiri. Tapi sempat diperkiraan ada sekitar 500 yang sudah lulus tapi sudah telanjur mendaftar. Kalau pun tidak datang hari ini lebih kepada dia sudah lulus pada tes sebelumnya," pungkasnya.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved