Pedagang Pasar Tradisional di Pontianak Khawatir Kebijakan e-retribusi Bikin Ribet

Pedagang di berbagai pasar di Kota Pontianak pun menyampaikan pendapat mereka, jika e- retribusi mulai di berlakukan di Kota Pontianak nantinya.

Pedagang Pasar Tradisional di Pontianak Khawatir Kebijakan e-retribusi Bikin Ribet
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SEPTI DWISABRINA
Kondisi transaksi jual beli di pasar mawar, Jl. HOS Cokroaminoto, Pontianak, Selasa (16/07/2019), Pagi 

Pedagang Pasar Tradisional di Pontianak Khawatir Kebijakan e-retribusi  Bikin Ribet

PONTIANAK - Sistem pembayaran online, e-retribusi sudah mulai diterapkan di beberapa pasar di kota maupun kabupaten di Indonesia.

Pedagang di berbagai pasar tradisional di Kota Pontianak pun menyampaikan pendapat mereka, jika e- retribusi mulai di berlakukan di Kota Pontianak nantinya.

Seperti di ungkapnya Yuri, pedagang sayuran di pasar mawar, ia lebih setuju dengan kebijakan sekarang, yakni sistem manual.

Baca: Alamat Pasar Tradisional di Kota Pontianak

Baca: Cerita Iwan, Pedagang Bawang di Pasar Flamboyan

"Orang-orang pasar kan banyak tidak mengerti hal itu, jadi terasa lebih ribet," ujarnya kepada wartawan Tribun saat melayani pembeli, Selasa(16/07/2019).

Japar, yang sehari-sehari berjualan buah pisang di pasar Flamboyan mengaku, sistem online ini terasa lebih memberatkan pedagang di pasar.

"Terasa lebih ribet, lebih baik yang seperti sekarang," terangnya. (Septi Dwisabrina/Mg2)

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved