Dinas Pertanian: Produksi Padi di Landak Terus Meningkat

Kabupaten Landak memiliki produksi padi yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sehingga surplus beras jika dibandingkan

Dinas Pertanian: Produksi Padi di Landak Terus Meningkat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Kasi TPH Dinas Pertanian Landak Eva 

Dinas Pertanian: Produksi Padi di Landak Terus Meningkat

LANDAK - Kabupaten Landak memiliki produksi padi yang dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sehingga surplus beras jika dibandingkan Kabupaten lain di Kalbar.

Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari dukungan Pemda Landak melalui Dinas Pertanian yang mendukung penuh sektor pertanian baik pendampingan serta sarana dan prasarana.

"Iya, produksi padi kita terus meningkat," ujar Kasi Produksi Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dinas Pertanian Landak Eva kepada Tribun pada Selasa (16/7/2019).

Eva menerangkan, pada tahun 2017 luas panen padi seluas 78.990 hektar, provitas sebesar 30,96 kwintal perhektar, dan produksi sebanyak 244.520 ton.

Baca: TRIBUNWIKI: Film 99 Nama Cinta Kolaborasi Dengan Sutradara Garin Nugroho

Baca: Bupati Citra Minta Tim Pemandu Haji Sungguh-Sungguh Bertugas

Baca: Live Streaming Badminton Indonesia Open 2019: Jonatan Christie Vs Rasmus Gemke Jam 15.25 WIB

Kemudian pada tahun 2018 luas panen 78.037 hektar, provitas 34,36 kwintal per hektar, dan produksi 268.135 ton.

"Artinya kita surplus, terutama untuk para petani yang tidak lagi membeli beras. Tahun 2019 juga kurang lebih sama targer kita," katanya.

Diakuinya, selain komoditi padi, yang dikembangkan adalah jagung. Dimana dua komoditi tersebut memang diprogramkan dan mendapat dukungan dari pusat.

Sebab dana yang dikucurkan untuk padi dan jagung kebanyakan dari APBN. "Untuk tahun ini dari APBD juga ada khusus untuk jagung hibrida. Sekitar 811 hektar untuk dikembangkan," jelasnya.

Daerah yang cocok untuk pengembangan jagung kata Eva adalah Kecamatan Banyuke Hulu dan Kecamatam Mempawah Hulu. "Dua Kecamatan itu sudah pasti," tambahnya.

Mengingat wilayah tersebut juga dekat dengan Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang. Dimana terdapat tempat pengolahan jagung hibrida. "Kan itu untuk pakan ternak," tutupnya.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved