Dandim Ketapang Ungkap Luas Lahan yang Terbakar di Simpang Hilir

Dandim 1203 Ketapang, Letkol (Kav) Jamian mengungkapkan, luas lahan yang terbakar di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir

Dandim Ketapang Ungkap Luas Lahan yang Terbakar di Simpang Hilir
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Sejumlah personel TNI bersama Manggala Agni berjibaku memadamkan api saat terjadi kebakaran lahan di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Senin (15/7/2019) 

Dandim Ketapang Ungkap Luas Lahan yang Terbakar di Simpang Hilir

KAYONG UTARA - Dandim 1203 Ketapang, Letkol (Kav) Jamian mengungkapkan, luas lahan yang terbakar di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, pada Senin (15/7/2019) sore sekitar satu hektare.

Menurut Jamian, area yang terbakar merupakan lahan kerja transmigrasi.

Namun, selama ini lahan tersebut tidak pernah digarap, alias berstatus lahan tidur.

"Lahan yang terbakar merupakan lahan kerja transmigrasi, namun selama ini lahan tersebut tidak pernah digarap, sehingga menjadi lahan tidur," kata Jamian, Selasa (16/7/2019).

Baca: Dukung Sutarmidji Tertibkan Aset, DPRD Sebut Lahan Museum Tak Berikan Pemasukan Maksimal

Baca: TRIBUNWIKI: Arti dan Makna Lambang Kabupaten Bengkayang

Baca: VIDEO: Kesaksian Kapten Kadek Kronologi Tenggelamnya Tugboat di Ketapang

Jamian menuturkan, awalnya kebakaran diketahui saat Pjs Danramil Simpang Hilir, Peltu Nanang Koswara melihat kepulan asap tebal.

Setelah dicek menggunakan aplikasi LAPAN, ternyata di wilayah itu terdapat dua titik panas.

"Selanjutnya Peltu Nanang melaksanakan persiapan dan pengecekan personel untuk segera menuju lokasi titik api tersebut," tutur Jamian.

Akan tetapi, kata Jamian, setelah personel tiba di lokasi ternyata kebakaran sudah membesar. Jumlah titik api pun semakin bertambah karena tiupan angin kencang.

Karena belum adanya alat pemadaman, sehingga diputuskan untuk meminta bantuan BNPB untuk melakukan pemadaman dengan water bombing menggunakan helikopter.

"Sekitar kurang lebih satu jam akhirnya api yang membakar lahan tersebut dapat dipadamkan," imbuh Jamian.

Jamian juga menginstruksikan jajarannya untuk peduli terhadap lingkungan di wilayahnya masing-masing.

"Apalagi menghadapi musim kemarau di tahun ini bencana kebakaran hutan dan lahan selalu saja terjadi," ucap Jamian.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved