Pengerjaan Jalan Nasional Siduk-Ketapang Diperkirakan Rampung Akhir Tahun 2019

"Untuk anggarannya Rp 42,8 Miliar itu berasal dari anggaran APBN," ungkapnya, Senin (15/07/2019).

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/NUR IMAM SATRIA
Warung Meli yang nantinya harus digusur lantaran akan dilanjutkan proses pelebaran ruas jalan Nasional Siduk - Ketapang. 

Pengerjaan Jalan Nasional Siduk-Ketapang Diperkirakan Rampung Akhir Tahun 2019

KETAPANG - Sementara itu, saat dikonfirmasi, Sef Manager (SM) PT Riau Sepadan selaku pelaksana kegiatan pembangunan jalan nasional ruas Siduk-Ketapang, Asep Setiawan mengaku kalau pihaknya sudah memulai pekerjaan pada akhir April 2019 lalu, yang mana kerjaan yang dilakukan pihaknya berada di Jalan Nasional tepatnya ruas Siduk-Ketapang.

"Untuk anggarannya Rp 42,8 Miliar itu berasal dari anggaran APBN," ungkapnya, Senin (15/07/2019).

Ia melanjutkan, anggaran pekerjaan Preservasi diantaranya terbagi dalam beberapa segmen seperti peningkatan over lay, penambahan bahu jalan, rekontruksi pelebaran, holding, perawatan jembatan, pembuatan marka jalan dan beberapa item lainnya.

"Untuk rekontruksi pelebaran jalan panjangnya 1 kilo dengan total pelebaran dari 4,5 meter jalan yang ada menjadi 7 meter dengan ketebalan aspalnya nanti totalnya 7 sentimeter. Sedangkan untuk rehab minor ada 7 segmen dengan total panjang 18,8 kilo diantaranya over lay, pelebaran bahu jalan dan beberapa item lainnya," akunya.

Baca: Warga Dukung Pengerjaan Jalan Nasional Siduk-Ketapang

Baca: Kapten Tugboat Ceritakan Kronologis Kapalnya Tenggelam di Perairan Ketapang, Juru Mudi Masih Hilang

Selain itu, ada item holding atau penampalan jalan sementara sebanyak 8,4 kilo yang terbagi dibeberapa spot diantaranya Desa Sei Awan Kanan, Sei Awan Kiri, Tempurukan, Tanjung Baik Budi hingga Siduk.

"Item pekerjaan lainnya ada perawatan berkala jembatan yakni di jembatan pawan dua dan Kuala Tolak," lanjutnya.

Asep menambahkan, sejauh ini progres kegiatan pihaknya sudah mencapai 23 persen yang mana pihaknya berterimakasih dengan pihak-pihak terkait termasuk masyarakat lantaran telah mensuport pelaksanaan pekerjaan pihaknya sejauh ini.

Baca: Berikut Nama-nama Crew Kapal Tugboat Yang Tenggelam di Perairan Ketapang

"Kita berharap semua pihak terus mensuport pekerjaan agar dapat selesai sesuai waktu yang ditentukan," tandasnya.

"Sementara waktu pelaksanaan yang diberikan oleh pengguna jasa yaitu Kementerian PU masih sampai akhir bulan Desember 2019. Sehingga kami selaku penyedia jasa masih memiliki waktu pelaksanaan selama lima setengah bulan lagi," tambahnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved