Semester I Tahun 2019, Retribusi Parkir di Mempawah Capai Rp 372 Juta

Selesai semester pertama di tahun 2019, jumlah retribusi parkir sudah melebihi target yang ditetapkan. Tentunya itu tidak lepas

Semester I Tahun 2019, Retribusi Parkir di Mempawah Capai Rp 372 Juta
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kabid Perhubungan, Dinas Perhubunhan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah, Abdul Rahman saat diwawancara awak media. 

Semester I Tahun 2019, Retribusi Parkir di Mempawah Capai Rp 372 Juta

MEMPAWAH - Selesai semester pertama di tahun 2019, jumlah retribusi parkir sudah melebihi target yang ditetapkan. Tentunya itu tidak lepas dari peran juru parkir (jukir) resmi yang terdata di Dinas Perhubungan, Lingkungan Hidup Kabupaten Mempawah yang berperan sangat penting dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabid Perhubungan, Dishub LH, Abdul Rahman, menjelaskan jumlah setoran berdasarkan Surat Ketentuan Retribusi Daerah (SKRD) dan parkir pada bulan Januari Rp. 73.465.000, Februari Rp. 59.885.000, Maret Rp. 48.930.000, April Rp. 63.000.000, Mei Rp. 53.760.000, dan Juni Rp. 72.975.000 sehingga jika di totalkan Rp. 372.015.000.

"Target parkir pertahun dari Pemerintah Daerah sekitar Rp. 700 juta, tahun kemarin Rp. 600 juta. Kita bersyukur pada semester pertama tahun 2019 ini target kita sudah melampaui 50%," ujarnya, Minggu (14/7/2019).

Baca: KLASEMEN Liga 1 2019 Setelah Barito Putera Menang Lawan Bali United, Rafael Silva Akhiri Rekor Buruk

Baca: Peringati Hari Bhayangkara ke 73, Polresta Singkawang Gelar Latihan Bersama Para Pecinta Offroad

Baca: KLASEMEN LIGA 2 2019 - Persiba Geser PSIM Yogyakarta, Persatu Terancam Masuk Zona Degradasi

Abdul belum bisa memastikan apakah target retribusi parkir di tahun 2019 akan tercapai sesuai dengan yang diberikan, sebab masih ada beberapa tunggakan dari jukir.

"Karena jukir terkadang ada yang membayar dan ada yang menunggak, makanya kita akan lihat dulu sampai akhir tahun ini, kalau selaka enam bulan ini target kita sudah kelebihan," ujarnya.

Abdul menjelaskan, bagi jukir yang menunggak, akan diberi surat teguran oleh Dishub LH, kemarin kata dia, ada sekitar 200 jukir yang menunggak pembayaran dan pihaknya sudah memberikan teguran sebanyak dua kali, sehingga mereka akhirnya membayar.

"Kemarin karena banyak jukir yang menunggak kita khawatir target tidak terpenuhi, baru sekitar Rp. 250 juta akhirnya setelah diberikan surat teguran baru terpenuhi," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved