Selesaikan Perkara, Polsek Mandor Mediasi Kasus Racuni Ikan di Kolam Warga

Bhabinkamtibmas Desa Ngarak Polsek Mandor Bripka Yakob dan Kades Ngarak Ramsiah, membantu problem solving atau penyelesaian masalah

Selesaikan Perkara, Polsek Mandor Mediasi Kasus Racuni Ikan di Kolam Warga
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Mediasi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mandor pada Jumat (12/7/2019). 

Selesaikan Perkara, Polsek Mandor Mediasi Kasus Racuni Ikan di Kolam Warga

LANDAK - Bhabinkamtibmas Desa Ngarak Polsek Mandor Bripka Yakob dan Kades Ngarak Ramsiah, membantu problem solving atau penyelesaian masalah warganya pada Jumat (12/7/2019).

Adapun problem solving yang diselesaikan oleh Bhabinkamtibmas dan Kades diawali dengan adanya kesalah pahaman komunikasi antara MR dan SR.

Dimana awalnya MR membuka pintu air, dikarenakan cuaca hujan tinggi sehingga menyebabkan genangan di daerah atas. Namun pada saat pintu air dibuka, limpahan air cukup besar dan papan penutupnya ikut terbawa air.

Sehingga menyebabkan kelambu tempat penyimpanan bibit ikan air tawar milik SR ikut terbawa arus air, dan semua bibit ikan ikut hanyut dan SR merasa dirugikan.

Baca: VIDEO: Keseruan Senam Sehat Hari Diabetes Nasional Tropicana Slim di Pontianak

Baca: Pemkab Landak Resmi Lepas 57 JCH Menuju Asrama Haji Pontianak

Baca: VIDEO: Suasana Pelantikan Pada Administrator di Lingkungan Pemkab Sambas

Akibat kejadian tersebut SR emosi dan kemudian melakukan tindakan membuang jenis obat Matador di kolam milik MR. Dengan tujuan supaya ikan milik MR juga mati, sehingga perhitungan SR akibat kejadian tersebut bisa impas.

Bripka Yakob menuturkan, kesalahpahaman tersebut terjadi di Desa Ngarak Kecamatan Mandor. Namun setelah ditemukan, kedua belah pihak antara MR dan SR membuahkan hasil dan masalah tersebut tidak berkepanjangan.

Kedua belah pihak juga sepakat
Menyelesaikan permasalahan tersebut secara musyawarah, mufakat dan kekeluargaan.

"Mereka akan mengadakan ritual adat perdamaian (Buah tangah). Dengan dipenuhi dua pokok poin kesepakatan, maka masalah mereka sudah selesai dan tidak berlanjut," ucap Yakob.

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved