KRONOLOGI Kasus Penganiayaan di Siantan, Kondisi Korban hingga Tersangka Berhasil Diringkus

Warga yang tinggal disekitar Jalan Selat Sumba atau Parit Pekong Dalam Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara, mendadak heboh

KRONOLOGI Kasus Penganiayaan di Siantan, Kondisi Korban hingga Tersangka Berhasil Diringkus
Net
Ilustrasi penganiayaan. 

KRONOLOGI Kasus Penganiayaan di Siantan, Kondisi Korban hingga Tersangka Berhasil Diringkus

PONTIANAK - Warga yang tinggal disekitar Jalan Selat Sumba atau Parit Pekong Dalam Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara, mendadak heboh, Sabtu (13/7/2019) sekitar pukul 21.50 WIB.

Seorang pria bernama Hermanto alias Aho (35) warga Jalan Khatulistiwa Gang Sinar Pelita Kelurahan Batu Layang menjadi korban dan mengalami luka cukup parah.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polly mengungkapkan kronologi peristiwa penganiayaan tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi yang bernama Yuli Agung Pabudi (41), lanjut Kasat, saksi bersama korban berboncengan dengan menggunakan sepeda motor milik korban menuju ke Parit Pekong dalam.

"Saat tiba di Parit Pekong Dalam tepatnya di sebuah jembatan, saksi bersama korban bertemu dengan Akiu dan mengobrol. Saat mengobrol, selang 10 menit, ada seorang laki-laki berpakaian hitam datang dan langsung berbicara dengan korban, dengan mengatakan kamu ya yang waktu itu menantang saya. Lalu korban menjawab bukan saya bang, abang salah orang" ujar Kasat Reskrim menirukan penuturan saksi, Minggu (14/7/2019).

Setelah itu, lanjut Kasat, korban didorong pelaku dan terjatuh ke parit. Kemudian pelaku juga mengejar Yuli Agung yang merupakan teman korban dengan membawa pisau, namun teman korban menghindar lari.

Tidak dapat mengejar, kemudian pelaku melihat korban yang jatuh ke parit, dan pelaku terjun ke parit lalu melakukan penusukan kepada korban.

"Jadi pelaku menusuk korban di dalam parit, sementar pengakuan saksi bernama Yuli ini, dia tidak ada masalah apa-apa saat berkumpul bersama korban dan Akiu," jelasnya.

Peristiwa tersebut memancing keramaian warga sekitar. Namun, sejumlah warga tidak berani menahan pelaku karena membawa senjata tajam. Apalagi sebgain warga tidak mengenali pelaku.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Zulham
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved