Komunitas Serama, Berikut Penjelasan Sejarah Ayam Unik dan Terkecil di Dunia
ayam Serama merupakan ayam perkawinan silang dari tiga jenis yaitu ayam katai tinggi, ayam kapas dan ayam katai.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
Komunitas Serama, Berikut Penjelasan Sejarah Ayam Unik dan Terkecil di Dunia
PONTIANAK - Sejak tahun 2018, Komunitas Serama Pontianak hadir menjadi wadah para pecinta binatang yang unik dan bergengsi.
Komunitas Serama Pontianak merupakan komunitas yang memiliki ayam unik dan terkecil di dunia. Komunitas ini hadir bagi para pecintanya yang suka dalam memelihara hewan hias tersebut.
Ketua komunitas, Ridho menjelaskan bahwa banyak perbedaan dari ayam Serama dan ayam Katai yang umum dikenal di masyarakat.
"Saya awalnya mendirikan komunitas ini karena pernah terlintas dipikiran saya bahwa bagaimana terus mengembangbiakkan Serama bagi para pecintanya. Karena biasanya ayam Serama ini hanya dipelihara oleh orang-orang tertentu saja yang hobi," ujar Ridho.
Baca: VIDEO: Sering Ditertibkan, Pemain Layangan Bertali Kawat Kembali Marak di Pontianak
Baca: Peringatan Dini BMKG untuk Wilayah Kalimantan Timur, Kondisi Ini Dapat Meluas ke Wilayah Balikpapan
Ia mengakui bahwa, komunitas Serama tidak sebanyak seperti komunitas yang lainnya pada masa awal terbentuk. Ia sendiri merupakan peternak yang menjual ayam unik tersebut.
"Ya saya berfikir, burung saja bisa dikonteskan, kenapa ayam Serama tidak, maka saya mencoba mengumpulkan satu-persatu yang ingin bergabung di komunitas Serama Pontianak," paparnya.
Proses itu tetap ia jalani hingga sekarang, dan bagi siapapun yang membeli ayam tersebut sudah otomatis ikut bergabung didalam grup WA yang nantinya akan saling bertukar informasi.
Kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini juga sama seperti komunitas lainnya. Mereka menggelar stand atau gathering dan memperlihatkan ayam-ayam hias tersebut untuk dilirik masyarakat.
Adapun tempat untuk gathering yang memperkenalkan komunitas nya sering mereka lakukan pada hari Minggu saat CFD, ataupun di taman alun-alun Kapuas yang ramai masyarakat.
"Banyak masyarakat yang menganggap ayam kita ini unik dan lucu, khususnya bagi anak-anak ya. Yang awalnya takut sama ayam, mereka jadi tidak takut. Karena ayam kita bisa dibilang kalem dan tidak lasak seperti ayam pada umumnya," tambahnya.
Baca: Coffee Morning Wadah Silaturahmi Forkopimda dan Tokoh Masyarakat
Namun ada juga yang sering mengatakan bahwa ini adalah ayam cacat, ayam sombong dan banyak lainnya. Ya dilihat dari bentuknya, ayam Serama itu kecil dan juga hanya sejengkal tangan pria dewasa.
Untuk beratnya saja, ayam Serama maksimal berkisar 5 ons dan Katai bisa lebih dari 5 ons. Pada genetiknya sendiri, ayam ini berasal dari negara Malaysia.
Mulanya, ayam Serama merupakan ayam perkawinan silang dari tiga jenis yaitu ayam katai tinggi, ayam kapas dan ayam katai.
"Itupun butuh proses yang lama dan panjang dan yang pertama menyilang kan adalah orang Tionghoa,"sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ayam-serama.jpg)