Kejuaraan Open Event FTRC Indonesia Challenge 2019 Diikuti 55 Peserta dari Berbagai Mancanegara

Kejuaraan open Event FTRC Indonesia Challenge 2019 diselenggarakan selama 2 hari di sirkuit Forlan Kubu Raya di samping STB Harapan Bersama

Kejuaraan Open Event FTRC Indonesia Challenge 2019 Diikuti 55 Peserta dari Berbagai Mancanegara
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Perlombaan Buggy 4 WD di sirkuit Forlan Kubu Raya. 

Kejuaraan Open Event FTRC Indonesia Challenge 2019 Diikuti 55 Peserta dari Berbagai Mancanegara

PONTIANAK - Kejuaraan open Event FTRC Indonesia Challenge 2019 diselenggarakan selama 2 hari di sirkuit Forlan Kubu Raya di samping STB Harapan Bersama pada 13-14 Juli 2019.

Diikuti 55 orang peserta baik nasional maupun mancanegara. Diantaranya berasal dari Jepang, Korea, Vietnam, Malaysia, Brunei, Singapura dan Australia event bergengsi ini memfokuskan pada satu kelas perlombaan, yakni Buggy 4 WD.

Begitulah yang disampaikan pimpinan perlombaan, Suryanto.

"Open kali ini satu kelas doang, Buggy 4 WD, untuk usia peserta gak dibatasi dan berjumlah 55 peserta," ujar Suryanto.

Suryanto juga menjelaskan untuk sistem penilaiannya dilakukan dalam 3 tahap.

"Untuk sistem penilaiannya kemarin sudah dilakukan practice untuk menentukan posisi start di babak kualifikasi, Kemudian hari ini kualifikasi, 10 menit 5 kali diambil 3, urut mana yang paling tinggi kecepatannya, dan final," ujar Suryanto.

Baca: HASIL LIGA 2 Sriwijaya FC Vs Persita, 5 Menit Berjalan, Pendekar Cisadane Gandakan Keunggulan

Baca: HASIL LIGA 2 PSGC Ciamis Vs Persiraja Banda Aceh, Gol Menit Akhir Bawa Tuan Rumah Unggul

Baca: HASIL LIGA 2 Big Match Liga 2 PSCS Cilacap Vs PSMS Medan, Kedua Tim Masih Sama Kuat

Disamping itu pelaksana event, Erik menyampaikan bahwa event tersebut merupakan event tahunan dari pihak RC Asia. 
"RC Asia itu adalah suatu kumpulan atau organisasi pencinta RC yang setiap tahunnya mengadakan event berkeliling dan berkeliling di setiap negara, dan itu acak," ujarnya.

Event bergengsi ini pula dijadikan batu loncatan atau untuk menambah pengalaman dan pengetahuan oleh para peserta. Satu diantaranya Heri, peserta yang mewakili kota Singkawang ini bersama kedua rekannya mengaku tidak menentukan target kemenangan dalam perlombaan tersebut.

"Kami hanya kejar momennya aja, kami gak menargetkan untuk menang. Yang penting happy aja sih," ujarnya.

Ia juga mengharapkan agar event seperti ini nantinya mendapatkan dukungan dari pemerintah. Terutama bagi generasi muda, baginya ini adalah pilihan yang baik untuk mengasah kemampuan.

"Harapannya paling tidak event ini dapat digelar setahun sekali lah, dan kalau bisa mendapat dukungan juga dari pemerintah. Terutama ini kan hobby yang bagus ya untuk generasi muda, daripada kita balap-balapan di jalan. Kalau ini kan kita tidak akan menyakiti diri kita sendiri, kita bermain di belakang remot," ujarnya. (Marpina Sindika Wulandari)

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved