VIDEO: Prakirawan BMKG Sebut Tiga Bulan Kedepan Rawan Karhutla Karena Intensitas Hujan Rendah

Untuk musim, sebenarnya pada bulan Juli ini Kalbar sudah masuk musim kemarau dan puncaknya diperkirakan Agustus

Prakirawan BMKG Sebut Tiga Bulan Kedepan Rawan Karhutla Karena Intensitas Hujan Rendah

PONTIANAK - Prakirawan BMKG Supadio, Tikno menjelaskan saat ini sudah sekitar 20 hari sudah di daerah Kabupaten Ketapang tidak ada turun hujan, namun untuk wilayah lainnya,seperti Kota Pontianak, Sanggau, Sekadau, Sambas  masih diguyur hujan sengan intensitas yang rendah.

Walaupun hari tanpa hujannya rendah, beberapa hari ini panas sudah cukup tinggi dan akibatnya sangat berpotensi sekali terhadap kebakaran hutan dan lahan di Kalbar.

Namun karakteristik cuaca di Kalbar ini, dalam satu bulan di pastikannya ada hujan. 

Baca: BMKG Prediksi Kayong Utara Cerah Berawan Siang Ini

Baca: Pemkab Kapuas Hulu Ikut Rakor PPRB di Batam, Ini Hasilnya

Setelah tanggal 12 Juli ini diperkirakan BMKG kondisi curah hujan akan berkurang .

"Untuk musim, sebenarnya pada  bulan Juli ini Kalbar sudah  masuk musim kemarau dan puncaknya diperkirakan Agustus," ucap Tikno.

Prakiraan pada curah hujan bulanan, bulan Juli, Agustus dan September curah hujan sangat rendah sehingga berpotensi terjadi Karhutla pada tiga bulan ini.

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved