Temuan Mayat

Mayat Wanita Indekos di Singkawang Diotopsi, Sosok Teman Pria Korban Masih Misterius

Mayat wanita indekos yang ditemukan dalam kamarnya, di Jalan Tani, Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang diotopsi, Jumat (12/7/2019).

Mayat Wanita Indekos di Singkawang Diotopsi, Sosok Teman Pria Korban Masih Misterius
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/FERRYANTO
Suasana di Depan Ruang Pemulasaraan Jenazah RSUD Abdul Aziz Singkawang, Jumat (12/7/2019) pagi WIB. 

Polisi Lakukan Penyelidikan

Pengurus kos pertama kali menemukan mayat wanita membusuk. Bermula dari penghuni kos lainnya mengeluhkan adanya aroma busuk yang berasal dari kamar nomor 3.

Kanit Reskrim Polsek Singkawang Barat Iptu Supianik yang ditemui Tribun di Mapolsek Singkawang Barat mengatakan pihaknya masih menyelidiki terkait penyebab mayat ditemukan di rumah kos di Jalan Tani, Gang Cisadane tersebut.

Supiani mengungkapkan dari informasi awal yang dikumpulkan pihak kepolisian, korban merupakan warga Sungai Duri, Kabupaten Bengkayang yang berinisial LLT yang berusia sekira 30 tahun.

Saat ditemukan, kondisi korban sudah dalam bentuk yang mengenaskan, tubuh korban sudah kaku dan membengkak serta mengeluarkan bau menyengat dalam posisi terlentang dengan hanya menggunakan pakaian tanktop tergeletak di lantai.

"Mayat ini ditemukan di salah satu rumah kos di Jalan Tani Gang Cisadane, kemudian petugas meluncur ke TKP dan menemukan rumah dalam keadaan terkunci. Kita usahakan membuka dan ditemukan sesosok mayat, berjenis kelamin perempuan, menggunakan pakaian tanktop hitam," ungkapnya.

Dari informasi yang didapatnya dari warga, bahwa korban tersebut menempati kamar tersebut sejak tanggal 1 Juli 2019.

Saat dilakukan olah TKP, petugas pertama mengalami kesulitan karena di kamar ditemukannya korban tidak ditemukan identitas apapun bahkan handphone korban pun tidak didapat dari lokasi penemuan mayat korban.

"Penyebab kematian masih dalam penyelidikan, dan pada mayat itu tidak ditemukan identitas, namun dari informasi sementara mayat ini merupakan warga Sungai Duri dan saat ini sudah ada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Azis," katanya.

Ditanyai apakah ada dugaan pembunuhan terhadap korban, pihaknya masih belum bisa memastikan hal tersebut dan masih melakukan penyelidikan akan hal ini.

Pihaknya pun masih menunggu kehadiran pihak keluarga untuk memastikan identitas korban serta masih menunggunya hasil visum dari pihak rumah sakit. (*)

Penulis: Ferryanto
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved