Kodim 1207/BS Laksanakan Apel Pencegahan Karhutla

“Koramil-koramil yang tidak kena dampak Karhutla akan ditugaskan untuk membantu memadamkan api," ungkapnya.

Kodim 1207/BS Laksanakan Apel Pencegahan Karhutla
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kodim 1207/BS Pontianak menggelar Apel Gelar Perlengkapan dan Pasukan di lapangan Makodim 1207/BS Jl. Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kamis (11/7/2019). 

Kodim 1207/BS Laksanakan Apel Pencegahan Karhutla

PONTIANAK - Kodim 1207/BS Pontianak menggelar Apel Gelar Perlengkapan dan Pasukan di lapangan Makodim 1207/BS Jalan Gusti Sulung Lelanang, Pontianak, Kamis (11/7/2019).

Berdasarkan pemaparan Komandan Kodim 1207/BS, Kolonel Arm. Stefie Jantje Nuhujanan, saat memimpin apel mengatakan, di Kalbar setidaknya ada lima wilayah yang terpantau menjadi titik rawan terjadinya karhutla yang tersebar di kabupaten Kubu Raya. 

Karena, kata dia, berdasarkan Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Supadio sekitar Agustus hingga September, Kalbar terpantau akan menghadapi musim kemarau, sehingga langkah antisipasi pencegahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) harus dilakukan. 

"Sementara di kota Pontianak sendiri hanya ada satu titik api masuk dalam kategori rawan," ujarnya. 

Baca: Kodim 1207/BS Gelar Komsos Bersama Forkompimda Pontianak dan Kubu Raya

Baca: Kodim 1207/BS Pontianak Gelar Patroli dan Pengamanan Paskah

Untuk langkah antisipasi terjadinya Karhutla ini, ada lima Koramil yang akan ditugaskan turun ke lapangan. Di antaranya Koramil 1207-02/Pontianak Selatan, Koramil 1207-05/ Sungai Raya, Koramil 1207-06/Ambawang, Koramil 1207-07/ Sungai Kakap dan Koramil 1207-11/ Batu Ampar. 

“Koramil-koramil yang tidak kena dampak Karhutla akan ditugaskan untuk membantu memadamkan api," ungkapnya. 

Tak hanya itu, Koramil ini juga akan melaksanakan kegiatan sosialisasi dengan memberikan imbauan pada daerah-daerah yang menjadi titik rawan dari kebakaran. 

"Karena kita belajar mengevaluasi dari hasil tahun 2018 yang lalu, sehingga harus melibatkan semua Prajurit untuk melaksanakan tugas kemanusian ini," jelasnya. 

Baca: Warga Serahkan Pistol Revolver ke Kodim 1207/BS yang Ditemukan di Toilet Hotel

Dia menegaskan bahwa selama ini seluruh prajurit sudah ditekankan tentang semangat pencegahan, di antaranya dengan cara malakukan sosialisasi, memasang banner di setiap Koramil, terlebih lagi di titik-titik yang sudah dipetakan setiap tahunnya selalu menjadi wilayah yang rawan terjadi kebakaran. 

Tak hanya itu, imbauan juga dilakukan melalui videotron terutama di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

"Isinya tentang dampak bahaya dari kebakaran dan Undang-undang, apabila melanggar akan dikenakan hukuman pidana penjara," tegas dia. 

Baca: Edi Kamtono Berikan Apresiasi Apel Danramil dan Babinsa Kodim 1207/BS

Baca: Suasana Program Penghijauan Kodim 1207/BS di Komplek Star Borneo Residence Saigon

Kata dia, dalam menangkal dan mencegah terjadinya Karhutla, perlu adanya sinergitas dan Soliditas antara TNI, Polri, BPBD dan Manggala Agni. Utamnya untuk bersama-sama turun ke lapangan melakukan kegiatan sosialisasi dan memberikan imbauan. 

Kepada masyarakat Kota Pontianak dan Kubu Raya, dirinya mengimbau agar mencoba merubah mindset, merubah kultur yang selama ini pembukaan lahan dengan cara membakar. 

"Kita coba sama-sama membuka lahan tanpa membakar, karena asap akan mengakibatkan kita semua terutama pada anak-anak terkena penyakit yang sering kita sebut Ispa," pungkasnya.  

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved