Kapuas Hulu Status Cagar Biosfer, Ini Penjelasan Bupati Nasir

Ini adalah label yang diberikan oleh UNESCO untuk membantu melindungi situs dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di kawasan ini

Kapuas Hulu Status Cagar Biosfer, Ini Penjelasan Bupati Nasir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir 

Kapuas Hulu Status Cagar Biosfer, Ini Penjelasan Bupati Nasir

KAPUAS HULU - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir SH menyatakan dengan status baru Cagar Biosfer, akan memperkuat upaya sejak lama meletakkan Kabupaten Kapuas Hulu dalam isu konservasi, sehinga mendapatkan pengakuan dari dunia Internasional.

"Saya berharap penetapan cagar biosfer ini akan memberikan peluang tambahan misalnya, pengembangan ekowisata yang akan memberikan kontribusi peningkatan ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya kepada wartawan, Jumat (12/7/2019).

Sementara itu Kepala Balai Besar TaNa Bentarum, Arief Mahmud menyatakan, penetapan cagar biosfer adalah sebagai langkah maju, dan sebuah inisiatif kabupaten yang sangat baik. Sehingga perlu mendapatkan apresiasi di level nasional, sampai internasional.

Baca: PDAM Sanggau Tak Pernah Naikan Tarif, Andriyus Wijaya: Harga Per Kubik Rp 2.500 untuk Rumah Tangga

Baca: Herman Asaribab: Usia ke-73 Polri Menjadi Semakin Profesional, Modern dan Terpercaya

"Cagar biosfer merupakan ekosistem dengan tumbuhan, dan hewan yang memiliki minat ilmiah dan alami yang tidak biasa. Ini adalah label yang diberikan oleh UNESCO untuk membantu melindungi situs dan mempromosikan pembangunan berkelanjutan di kawasan ini," ujarnya.

Diharapkan Cagar biosfer untuk mempromosikan manajemen, penelitian dan pendidikan dalam konservasi ekosistem, termasuk “pemanfaatan sumber daya alam berkelanjutan”. "Kabupaten Kapuas Hulu terletak di Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan sumber air di mana 70 persen dari luasan, daratannya berada dalam status Kawasan Hutan Lindung dan Taman Nasional," ucapnya.

Cagar Biosfer memiliki zona inti yang berada pada dua Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum. Kondisi Cagar biosfer ini merupakan fitur hutan hujan tropis dataran rendah, dan gunung yang unik yang merupakan rumah bagi beragam flora dan fauna.

"Di dalam cagar biosfer, keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan konservasi untuk kepentingan masyarakat setempat dibayangkan," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved