Budidaya Ikan Masih Menjadi Andalan Warga Sekadau

Sekali panen produksinya bisa mencapai 300-400 kilogram untuk ikan yang dibudidaya diantaranya nila hingga ikan mas

Budidaya Ikan Masih Menjadi Andalan Warga Sekadau
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
budidaya ikan keramba 

Budidaya Ikan Masih Menjadi Andalan Warga Sekadau

SEKADAU - Masyarakat pesisir sungai masih melakukan budidaya ikan air tawar, satu diantaranya di Penanjung, Desa Mungguk/ Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau. Hasil produksi ikan hasil budidaya ikan melalui keramba itu pemasarannya masih lokal untuk memenuhi permintaan pasar dan masyarakat sekitar tempat budidaya ikan.

Satu diantara Pembudidaya Ikan Air tawar, Zulkifli mengatakan satu keramba ikan bisa diisi dengan 2000 ekor ikan

"Sekali panen produksinya bisa mencapai 300-400 kilogram untuk ikan yang dibudidaya diantaranya nila hingga ikan mas," ujarnya.

Baca: Polres Sekadau Adakan Monev Anggaran Tahun 2019 ke Polsek Jajaran

Baca: Harga Ayam dan Cabai Naik, Pedagang Curhat Merugi

Diakuinya jika kondisi air keruh dan banyak limbah dari perhuluan sungai maka menjadi kesulitan tersendiri. Namun Zulkifli mengatakan hal tersebut bukan menjadi kendala yang berarti.

"Untuk masalah ini masih bisa diatasi, masalah yang sulit itu pakan dan pemasaran. Untuk itu kami berharap kedepan masalah tersebut menjadi perhatian dan para pembudidaya ikan bisa berkembang di Kabupaten Sekadau," harapnya.

Zulkifli mengatakan untuk hasil produksi ikan yang dipanen biasanya di jual ke pasar.

"Biasanya kita jual di sekadau saja, kita jual ke pasar langsung, namun ada juga masyarakat yang datang langsung membeli ikan ke keramba," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved