VIDEO: Norsan Akui Keterlambatan Penyampaian KUA PPAS Karena Mensukseskan STQ Nasional
Padahal dokumen tersebut menjadi acuan menyusun PPAS dan rancangan APBD 2020 mendatang.
Norsan Akui Keterlambatan Penyampaian KUA PPAS Karena Mensukseskan STQ Nasional
PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan mengakui keterlambatan penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS)Tahun Anggaran 2020 pada DPRD.
Ria Norsan tak menampik bahwa agenda yang buat oleh Badan Musyawarah (Bamus) DPRD sebanyak dua kali memang ditunda.
"Memang kita sudah dua kali dijadwalkan oleh Bamus untuk penyampaian KUA PPAS, namun dibatalkan," ucap Norsan saat diwawancarai setelah dilangsungkannya Paripurna terkait tanggapan akhir kepala daerah terhadap pandangan umum fraksi tentang Raperda Ketenagakerjaan dan Pelestarian, Pengelolaan Cagar Budaya, Rabu (10/7/2019) kemarin.
Baca: IKAMI Sulsel Akan Gelar Muscab 3 Agustus Mendatang
Baca: Polsek Serawai Terima Penghargaan Sebagai Jajaran Polsek Lini Terdepan
Padahal dokumen tersebut menjadi acuan menyusun PPAS dan rancangan APBD 2020 mendatang.
Sedangkan PPAS APBD adalah Rancangan Program Prioritas serta Alokasi Plafon Anggaran Sementara yang menjadi acuan SKPD dalam menjabarkan program dan kegiatan dalam rencana kerja dan anggaran SKPD.
Norsan menyampaikan alasan bahwa keterlambatan penyusunan KUA PPAS oleh pihak eksekutif karena adanya agenda nasional yaitu STQ.
"Terlambatnya penyusunan KUA PPAS kemaren, karena sekitar satu minggu kita melaksana STQ Nasional di Pontianak, sehingga semua personel berkonsentrasi pada acara tersebut," ucapnya.