Tak Hanya Jadi Penyalur BPNT, Pemilik E-Warung Bisa Lakukan Transaksi Finansial Perbankan

Perwakilan Bank BRI Mempawah, Bhram Danto memastikan akan banyak manfaat yang didapat oleh pemilik E-Warung selama

Tak Hanya Jadi Penyalur BPNT, Pemilik E-Warung Bisa Lakukan Transaksi Finansial Perbankan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Para pemilik E-Warung diberikan sosialisasi dan edukasi terkait Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2019. 

Tak Hanya Jadi Penyalur BPNT, Pemilik E-Warung Bisa Lakukan Transaksi Finansial Perbankan

MEMPAWAH - Perwakilan Bank BRI Mempawah, Bhram Danto memastikan akan banyak manfaat yang didapat oleh pemilik E-Warung selama menjadi penyalur Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Salah satunya adalah bisa melakukan transaksi finansial dari Bank BRI.

"Pertama E-Warung kita posisikan sebagai penyalur BPNT, selain itu mereka juga berhak melakukan usaha lain yang berkenaan dengan perbankan, seperti pembayaran tagihan PDAM, PLN, dan seputar finansial lainnya," ujarnya belum lama ini.

Selain itu kata dia, akan banyak manfaat yang didapatkan E-Warung, karena nanti mereka juga akan kita jadikan percontohan kepada masyarakat bahwa mereka akan mendapat penghasilan dari setiap transaksi elektronik yang dilakukan.

"Tujuan E-Warung inikan kita mendekatkan penyalur dan penerima, jadi masyarakat yang akan mengambil bantuan bisa langsung datang ke warung yang ditunjuk. Kemudian kita sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat bentuk transaksi dengan kartu berbasis elektronik untuk mempermudah masyarakat," jelasnya.

Baca: Begini Tanggapan Pemilik E-Warung Terkait Profit Dari BPNT

Baca: Penutupan Gelar Seni Budaya dan Pameran Kubu Raya Berlangsung Meriah

Baca: E-Warung Dapat Keuntungan, Kapsulani Sebut Sebuah Kewajaran

Disamping itu, dia tak menampik bahwa saat ini masih ada beberapa daerah yang belum rampung dalam persiapan alat, namun mereka akan terus berupaya untuk berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penyediaan alat.

Dalam transaksi di E-Warung, faktor yang paling penting adalah jaringan, dimana kata dia di daerah terpencil pihaknya akan berupaya berkoordinasi untuk memanfaatkan internet desa.

"Masih ada tiga desa di dua Kecamatan yang sedang kita upayakan, yakni di Toho dan Sadaniang, selebihnya sudah beres semua. Setiap E-Warung akan diberikan unit alat yang digunakan untuk bertransaksi, tidak menutup kemungkinan nanti ada beberapa E-Warung yang di inventarisir, namun perlu beberapa tahap pengkajian terlebih dahulu," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved