Suami Pukul Istri di Karangan, Pemicunya Gara-gara Password Handphone

Awal permasalahan ditengarai karena Bayu meminta Handphone milik istrinya, tetapi sudah dikasih password atau kode kunci.

Suami Pukul Istri di Karangan, Pemicunya Gara-gara Password Handphone
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek Mempawah Hulu mediasi kasus KDRT di Desa Karangan. 

Suami Pukul Istri di Karangan, Pemicunya Gara-gara Password Handphone

LANDAK - Kapolsek Mempawah Hulu, Ipda Zulianto menggelar problem solving terkait permasalahan rumah tangga yang melibatkan Pasangan Suami Istri (Pasutri) dari Desa Karangan, Selasa (9/7/2019).

Adapun pihak yang terlibat yakni antara Bayu (23) dengan istrinya Ropia (25).

Awal permasalahan ditengarai karena Bayu meminta handphone milik istrinya, namun sudah mengaktifkan password atau pola keamanan.

Sehingga hal itu mengakibatkan Bayu marah, yang berujung pada pertengkaran dan pemukulan kepada sang istri.

Atas pemukulan itu, Ropia tidak terima dan melapor ke Polsek Mempawah Hulu, Kamis (4/7/2019) lalu.

Baca: VIDEO: Duplikat Jembatan Landak Hanya Boleh Dilewati Kendaraan Roda Dua

Baca: VIDEO: Berikut Penjelasan Ketua Komisi 1 DPRD Sambas Terkait Pilkades Serentak

Laporan tersebut, diterima langsung oleh Kanit Reskrim Bripka Adventus Veno.

Kemudian diputuskan pada, Selasa (9/7/2019), dilakukan pertemuan untuk penyelesaiannya.

Hasil dari pertemuan yang dipimpin Kapolsek, disepakati pasangan suami istri tersebut sepakat berdamai.

"Kita sudah melakukan problem solving permasalah KDRT warga Desa Karangan, dan hasilnya kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Serta sudah dibuatkan Surat Pernyataan Damai, diharapkan agar suami tidak ringan tangan kepada isterinya karena itu melanggar Undang-Undang,” terangnya. (*)

Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved