Ribuan Masyarakat Saksikan Lomba Tari Dayak Kreasi di Gawai Dayak 2019 Sintang

Dentingan merdu dari dawai Sape' mengalun berselang-seling dengan dentuman meriah iringan musik dari perlombaan tari kreasi.

Ribuan Masyarakat Saksikan Lomba Tari Dayak Kreasi di Gawai Dayak 2019 Sintang
ISTIMEWA
Pertunjukan seni tari dan musik telah menajdi roh dan perlombaan wajib pada setiap pekan gawai Dayak. Hal yang sama hadir di halaman Indoor Apang Semangai di komplek Stadion Baning Sintang, Rabu (10/07/2019) malam. (ist) 

Ribuan Masyarakat Saksikan Lomba Tari Dayak Kreasi di Gawai Dayak 2019 Sintang

SINTANG - Pertunjukan seni tari dan musik telah menajdi roh dan perlombaan wajib pada setiap pekan gawai Dayak. Hal yang sama hadir di halaman Indoor Apang Semangai di komplek Stadion Baning Sintang, Rabu (10/07/2019) malam.

Dentingan merdu dari dawai Sape' mengalun berselang-seling dengan dentuman meriah iringan musik dari perlombaan tari kreasi.

Natalia Tridesiana selaku salah seorang peserta lomba tari kreasi mengaku bahwa dirinya sangat senang bisa tampil dalam memeriahkan panggung gawai Sintang tahun 2019 ini.

"Kali ini kita mau menampilkan tari 'mutung getah' ini menceritakan tentang kegiatan sehari-hari seputar kegiatan menoreh karet," ungkap Desi.

Baca: Maria Bangga Jadi Satu-satunya Peserta Wanita Lomba Melukis Perisai PGD ke VIII Sintang

Baca: 16 Peserta Lomba Melukis Perisai, Adu Skill dalam PGD ke-VIII Sintang

"Kami kontingen peserta dari DAD Kecamatan Ketungau Hilir, senang rasanya bisa tampil dipanggung besar ini dengan penonton yang sebanyak ini," katanya lagi sambil menunjuk ke arah panggung utama yang sedang menampilkan salah seorang peserta lomba.

Peserta lomba tari kreasi ada sebanyak 8 tim dari DAD kecamatan dan sanggar-sanggar tari yang ada di Sintang. Kali ini panitia mendaulat Silvanus Barage, Albertus Berry dan Ferdinan.

Sebagai pembuka, tim tari tamu dari Kabupaten Kota Waringin Barat Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu lomba sape' yang dinilai oleh seniman Sape Kalbar, Baby Borneo dan Thambunesia. Peserta lomba ini mencapai 14 orang.

Thambunesia selaku salah seorang juri lomba Sape' menyampaikan rasa senangnya atas antusias pemuda Dayak di Sintang dalam mengaktualisasikan diri melalui musik.

Baca: Wabup Sintang Berikan Pengarahan Kepada Peserta Pemilihan Budara Gawai 2019

Baca: Distanbun Sintang Dorong Masyarakat Terapkan Sistem Pertanian Terpadu dan Ramah Lingkungan

"Semoga ini menjadi langkah awal untuk para pemuda Dayak untuk tetap mencintai budayanya, secara khusus lewat karya musik," harap Thambun.

Ketua panitia, Yustinus pada kesempatan ini menyampaikan permintaan maaf atas beberapa situasi negatif yang sempat terjadi selama masa gawai berlangsung.

"Secara khusus kami sampaikan kepada para pedagang baik lapak, kuliner dan asongan. Kami tegaskan tidak ada pungutan dari panitia selain penarikan uang sewa yang sudah disepakati," kata Yustinus dengan tegas.

"Kami minta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada hari ini. Semoga sisa masa gawai kita ini akan berjalan dengan baik dan lancar," pungkasnya.

Tampak hadir dalam acara malam ini, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan pariwisata kabupaten Sintang, Dr. Hendrika.

Penulis: Wahidin
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved