Polres Mempawah Komitmen Awasi Pekerja Asing di Kabupaten Mempawah

Sampai saat ini Kapolres memastikan, pihak kepolisian belum ada menerima laporan dari pihak manapun terkait TKA yang bekerja secara ilegal.

Polres Mempawah Komitmen Awasi Pekerja Asing di Kabupaten Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Ya'M NURUL ANSHORY
Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, saat diwawancara awak media. 

Polres Mempawah Komitmen Awasi Pekerja Asing di Kabupaten Mempawah

MEMPAWAH - Pembangunan mega proyek sekelas Pelabuhan Internasional Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah dipastikan mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (TKA). Tidak hanya mega proyek di Kijing, perusahaan-perusahaan lain di Kabupaten Mempawah juga mempekerjakan TKA.

Hal itu disampaikan oleh Kabid Tenaga Kerja, Disperindagnaker Kabupaten Mempawah, Ya' Helmizar melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (10/2019) dimana dia memastikan bahwa memang ada TKA yang bekerja di mega proyek tersebut.

Terkait jumlah dan darimana saja TKA tersebut, Helmizar belum bisa menyebutkan karena belum memegang data di tangan.

Terpisah, Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso mengatakan pihak kepolisian akan terus bekerja dengan mengawasi TKA yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Mempawah sesuai dengan batasan tugasnya.

Baca: Bupati Erlina Optimis Dua Mega Proyek Mampu di Mempawah Dongkrak Perekonomian

Baca: Bupati Erlina Ancam Tindak Tegas Tenaga Kerja Asing Ilegal di Mempawah

"Terkait Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Mempawah, kita akan tetap mengawasi, karena itu kewenangan pihak Imigrasi, tugas kepolisian adalah penindakan awal saja, kalau memang disitu ada TKA, akan kita lakukan pemeriksaan identitas dan surat ijinnya, jika ada kesalahan dalam perijinan akan kita serahkan kepada Imigrasi yang lebih berwenang," ujarnya, Rabu (10/7).

Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya ada menerima laporan terkait TKA yang bekerja di Kabupaten Mempawah secara resmi dan memiliki ijin bekerja.

"Kalau TKA yang bekerja secara resmi ada, kita terima laporannya, di beberapa lokasi perusahaan mulai dari Wajok sampai ke Kijing ada, tidak hanya di dua mega proyek saja," imbuhnya.

Baca: Bupati Erlina Tegaskan Dua Mega Proyek di Mempawah Harus Serap Tenaga Kerja Lokal

Baca: Kapolres Mempawah Komitmen Tingkatkan Kondusifitas Kamtibmas Guna Mendukung Progam Pembangunan

TKA yang mempunyai ijin bekerja secara resmi kata Kapolres, pasti akan memiliki surat laporan resmi dari Polda Kalbar. Kemudian Polres Menpawah akan mendapat tembusan dan bertugas mengawasi, mulai dari jumlah dan identitas.

"Kalau laporannya sepuluh misalnya, nanti akan kita cek benar tidak jumlahnya demikian, kalau ada kelebihan maka akan kita cek, periksa surat-suratnya," ujarnya.

Sampai saat ini Kapolres memastikan, pihak kepolisian belum ada menerima laporan dari pihak manapun terkait TKA yang bekerja secara ilegal.

"Kalau beberapa waktu lalu pernah kita temukan di PT Conch Desa Wajok, kalau tidak salah dua kali kejadian dan sudah ditindaklanjuti, kita tembuskan ke Polda Kalbar dan akhirnya di deportasi melalui Imigrasi," pungkasnya. (Yak)

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved