Klenteng Liu Pak Kung Kung Jadi Saksi Sejarah Perkembangan Siantan

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 2 Klenteng Liu Pak Kung Kung, Dewan Pengurus Klenteng ‎berharap Indonesia, Kalimantan Barat

Klenteng Liu Pak Kung Kung Jadi Saksi Sejarah Perkembangan Siantan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Penasihat Rachmat Bong dan Ketua Dewan Pengurus Klenteng Liu Pak Kung Kung Bong Permana foto bersama pengurus lainnya saat merayakan HUT Ke 2 Klenteng Liu Pak Kung Kung Siantan. 

Klenteng Liu Pak Kung Kung Jadi Saksi Sejarah Perkembangan Siantan

PONTIANAK - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 2 Klenteng Liu Pak Kung Kung, Dewan Pengurus Klenteng ‎berharap Indonesia, Kalimantan Barat dan terutama kota Pontianak dan Siantan ini Damai Sejahtera dan Aman sentosa.

Klenteng atau Pekong yang sebenarnya telah berusia sekitar 152 tahun ini merupakan saksi sejarah perkembangan kota Pontianak dan Siantan.

‎Ketua Dewan Pengurus Klenteng Liu Pak Kung Kung Siantan Bong Permana menceritakan Klenteng yang saat ini di pimpinnya mempunyai cerita sejarah yang tak mungkin dia bersama pengurus yang lain bisa melupakannya.

‎"Klenteng ini di bangun oleh seorang yang memang asli Siantan, sempat terjadi beberapa kali renovasi yakni tahun 1982 dan 2016,"kata Bong Permana pada Kamis (11/7/2019)

Lanjutnya, kepada Tribun Pontianak, Tokoh masyarakat Pontianak Utara ini menuturkan ‎Klenteng atau Pekong yang terbuka untuk umum asal mulanya hanya rumah kecil.

Baca: Ramalan Zodiak Jumat 12 Juli 2019 | Ada Kejutan Buat SAGITARIUS dan Kamu Perlu Lakukan Hal Ini LIBRA

Baca: Martin Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-105 Tahun 2019

Baca: Dishub Cek Kelengkapan Surat-menyurat Kapal Ponton

"Sempat terjadi kebakaran di Siantan di sekitar klenteng ini pada tahun 1982, tetapi ajaibnya klenteng ini tidak ikut terbakar,"ujarnya.

Dan kemudian, sejak peristiwa itu, klenteng Dewa Tanah ini di lakukan renovasi, namun seiring perkembangan jaman, semakin banyak masyarakat yang melakukan ibadah disini.

"Pada tahun 2016 kemarin, kembali di lakukan renovasi total, di bongkar habis dan akhirnya seperti ini,"kata Bong Permana pada Tribun Pontianak.

Lanjutnya, Bong Permana di dampingi Rachmat Bong politisi asal Pont‎ianak Utara ini menambahkan Klenteng
Dewa Liu Pak Kung Kung atau dewa tanah di peringatan tahun pertama dan tahun kedua ini tetap merayakannya dengan konsep menjalin tali silahturahmi antar semua pihak.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved